DPR Optimis Rupiah Segera Menguat Usai Melihat Pidato Paparan Presiden Prabowo di Rapat Paripurna

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: AR Purba
Rabu, 20 Mei 2026 | 17:44 WIB
DPR Optimis Rupiah Segera Menguat Usai Melihat Pidato Paparan Presiden Prabowo di Rapat Paripurna
Presiden Prabowo menyampaikan kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) dan RAPBN Tahun Anggaran 2027. [Tim Media Presiden]

astakom.com, JakartaWakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, meyakini nilai tukar rupiah bakal segera bounce back dan menguat signifikan dalam waktu dekat.

Optimisme ini mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto secara langsung memaparkan (spill) Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam rapat paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026) pagi tadi.

Menurut Saan, arah kebijakan yang dibawa pemerintah sudah sangat on point untuk menjaga stabilitas makro.

“Saya, apa itu kan menggambarkan dari yang disampaikan oleh Presiden dengan indikator-indikator yang tadi disampaikan itu juga menandakan optimisme bahwa Rupiah kita akan menguat. Saya yakin ya,” ungkap Saan dalam keterangan persnya di Gedung DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Publik diminta chill

Politikus Partai Nasdem tersebut menilai publik tidak perlu overreacting menanggapi guncangan pasar keuangan saat ini.

Dia menegaskan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah maupun pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini masih tergolong valid dan wajar, sehingga tidak ada urgensi bagi pelaku pasar untuk menyikapinya secara berlebihan.

“Bahwa hari ini ada fluktuasi yang terkait dengan Rupiah maupun saham, itu menurut saya hal yang biasa saja, hal yang wajar,” ucap Sana.

Pemerintah disebut telah siapkan antisipasi

Lebih lanjut, Saan menjamin bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan sudah menyiapkan skenario countermeasure yang matang.

Berbagai langkah antisipasi dan proteksi telah dirancang dalam KEM-PPKF untuk menahan pelemahan rupiah lebih dalam, sekaligus menjadi bumper penahan agar IHSG tidak mengalami penurunan yang drastis akibat sentimen global.

“Tapi saya yakin pemerintah sudah mengantisipasi, sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah penurunan baik Rupiah terhadap dolar maupun juga indeks saham gabungan juga itu sudah disiapkan langkah-langkahnya yang ke depan insyaallah akan bisa tertahan dan mulai pulih kembali,” kata Saan.

Optimisme pemerintah pada ekonomi

Pemaparan dokumen fiskal untuk tahun depan itu dinilai memancarkan economic patriotism energy yang kuat.

Saan menyebut peta jalan ekonomi yang diajukan Presiden Prabowo sangat mencerminkan semangat patriotisme ekonomi yang berakar pada konstitusi negara, tepatnya mengacu pada Pasal 33 UUD 1945 yang berorientasi pada kemakmuran rakyat.

“Iya, apa yang disampaikan oleh Presiden ya terkait dengan soal kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal. Itu yang pertama tentu menggambarkan semangat heroisme, patriotisme dengan mengacu kepada Pasal 33,” jelas Saan.

Saan mengapresiasi kehadiran fisik sang kepala negara sebagai bukti otentik kesungguhan dan komitmen tinggi pemerintah dalam membangun fondasi perekonomian nasional yang tangguh untuk menghadapi tantangan tahun depan.

Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan Paparan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo di depan DPR RI, menjadikannya Presiden RI pertama yang menyampaikan pendahuluan RAPBN, yang mencakup kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal legislatif.

Gen Z Takeaway

Optimisme DPR soal rupiah yang diprediksi bakal rebound nunjukin pemerintah ingin memberi sinyal bahwa kondisi ekonomi nasional masih terkendali di tengah tekanan global. Lewat paparan KEM-PPKF 2027 oleh Presiden Prabowo, arah kebijakan fiskal dinilai cukup kuat untuk menjaga stabilitas rupiah dan pasar saham, sehingga publik diminta tetap tenang dan tidak overreact terhadap fluktuasi yang terjadi.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto KEM-PPKF RAPBN 2027 Saan Mustofa Wakil Ketua DPR RI

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB