Pemerintah Sudah Siapkan Strategi dan Stimulus Biar Ekonomi RI Tetap Ngebut di Q3-Q4 2026

Pewarta: Shintya
Editor: AR Purba
Senin, 18 Mei 2026 | 19:49 WIB
Pemerintah Sudah Siapkan Strategi dan Stimulus Biar Ekonomi RI Tetap Ngebut di Q3-Q4 2026
Ini Strategi dan Stimulus Pemerintah Biar Ekonomi RI Tetap Ngebut di Q3-Q4 [astakom/str-Budi Yanto]

astakom.com, Jakarta - Di tengah situasi global yang penuh dengan ketidakpastian, pemerintah Indonesia terus mewaspadai dan mengantisipasi sejumlah kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ke depannya.

Salah satunya seperti yang dilakuin Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pihaknya terus ngatur strategi supaya ekonomi Indonesia terus tumbuh sampai akhir tahun atau kuartal IV 2026.

Menkeu berupaya melakukan langkah antisipatif terhadap klaim sejumlah ekonom yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan merosot di bawah 5 persen pada kuartal III dan IV 2026.

Purbaya bilang kalau pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi matang untuk menjaga momentum pertumbuhan tetap berada di level tinggi, bahkan melampaui capaian awal tahun atau kuartal I.

Mesin ekonomi yaitu di sektor swasta

Purbaya menilai kalau belanja pemerintah bukan satu-satunya yang menyumbang efek signifikan pada sisa tahun ini. Dia bilang, mesin pertumbuhan ekonomi sebenarnya ada di sektor swasta yang mendominasi 90 persen aktivitas ekonomi nasional.

"Mereka tidak tahu strategi ekonomi saya seperti apa. Walaupun kemarin cuma belanja pemerintah saja yang tumbuh, tidak akan sampai 5,61 persen. Kenapa? 90 persen kan swasta," kata Purbaya di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta Pusat dikutip oleh astakom.com pada Senin (18/5/2026).

Insentif dari pemerintah

Sebagai upaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tetap baik di kuartal III dan IV, Purbaya berencana menggelontorkan berbagai insentif, khususnya pada sektor kendaraan ramah lingkungan.

Selanjutnya, pemerintah juga akan fokus untuk mempermudah akses pendanaan buat industri berorientasi ekspor yang menyerap banyak tenaga kerja.

"Jadi ada tetap dorongan ke sektor riil. Kalau dari kita ya akan kasih insentif di mobil listrik, motor listrik. Nanti akan perbaikin tadi akses kependanaan seperti apa. Dari perusahaan-perusahaan ekspor orientasi seperti tekstil, furniture, sepatu. Saya akan panggil rapat lagi dalam waktu dekat, supaya mereka punya akses kependanaan yang lebih bagus dan lebih murah. Saya bisa masuk lewat Lembaga Penjamin Ekspor Indonesia (LPEI)," katanya.

Pertumbuhan ekonomi didorong ke 6 persen

Purbaya menambahkan bahwa LPEI punya dana yang cukup besar namun selama ini belum teroptimalkan secara maksimal.

Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi pada dua kuartal mendatang tidak hanya akan bertahan di level 5 persen, tetapi justru akan menguat menuju angka 6 persen. Dia menganalogikan kondisi ekonomi saat ini seperti pasien yang telah pulih dan siap berlari kencang.

"Di kuartal III dan IV akan di atas 5,5 persen kan? Saya mendorong ke 6 kan? Makanya kemarin itu agak sakit, jadi kita sudah sembuh supaya kita bisa gerak lebih cepat lagi," kata Purbaya.

Salurkan kredit di sektor riil

Nggak cuma ngandelin stimulus fiskal, Menkeu akan menggunakan wewenangnya untuk memastikan perbankan lebih aktif menyalurkan kredit ke sektor riil. Apalagi dengan adanya integrasi bank-bank pelat merah di bawah BPI Danantara, koordinasi kebijakan diyakini bakal lebih solid.

"Kita akan pastikan sektor swasta bekerja dengan baik. Bukanlah stimulus saja, ada berbagai cara. Misalnya, kita paksakan perbankan kerja. Artinya apa? Dia memberikan kemudahan akses ke riil sektor. Apalagi kan sekarang banknya punya Danantara. Satu komando kan? Kalau diperlukan kita usulkan kebijakan ke arah sana," katanya.(Shnty/aRsp)

Gen Z Takeaway

Menkeu Purbaya pede ekonomi RI bisa tetap ngebut sampai 6% meski banyak prediksi bakal melambat. Strateginya bukan cuma stimulus, tapi juga push kredit perbankan, kasih insentif EV, dan bantu pendanaan industri ekspor biar sektor swasta makin gacor. Menurutnya, mesin utama ekonomi Indonesia itu justru private sector, bukan belanja pemerintah doang.

Stimulus Ekonomi menkeu purbaya Pertumbuhan ekonomi 2026 Purbaya Yudhi Sadewa

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB