Persiapan Armuzna: Kemenhaj Maksimalkan Layanan Jemaah di Makkah

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 17 Mei 2026 | 16:22 WIB
Persiapan Armuzna: Kemenhaj Maksimalkan Layanan Jemaah di Makkah
Persiapan Armuzna: Kemenhaj Maksimalkan Layanan Jemaah di Makkah (Kemenhaj RI)

astakom.com, JakartaKementerian Haji dan Umrah menyatakan kalau seluruh jemaah haji reguler asal Indonesia dari Madinah kini sudah berkumpul di Makkah, Arab Saudi.

Rampungnya perpindahan ini sekaligus menandai dimulainya kesiapan penuh untuk menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa, menyampaikan kalau seluruh operasional layanan haji Indonesia berjalan dengan lancar, tertib, dan terkendali hingga hari ke-26.

Saat ini, pemerintah tengah mengalihkan fokus untuk mematangkan kesiapan jemaah, petugas, serta seluruh fasilitas lapangan menjelang fase Armuzna.

"Alhamdulillah, seluruh jemaah haji reguler Indonesia kini telah berada di Makkah. Ini menjadi fase penting karena seluruh energi layanan mulai difokuskan untuk memastikan jemaah siap menghadapi puncak ibadah haji dengan aman, tertib, dan nyaman,” ucap Suci Annisa di Makkah, dikutip oleh astakom pada Minggu, (17/05/2026).

Pergeseran massal ke Makkah

Merujuk data operasional terkini, tercatat sebanyak 166.269 jemaah yang tergabung dalam 430 kloter, didampingi 1.717 petugas, telah bertolak ke Tanah Suci.

Dari jumlah tersebut, 418 kloter yang mengangkut 161.591 jemaah dan 1.672 petugas dilaporkan sudah memasuki Makkah.

Di sisi lain, kedatangan jemaah haji khusus di Arab Saudi kini telah mencapai angka 11.739 orang.

Penguatan sektor lapangan

Menurut penjelasan Suci, tuntasnya perpindahan jemaah dari Madinah ke Makkah dibarengi dengan pergeseran para petugas guna mempertebal pelayanan di Makkah serta kawasan Armuzna.

Penebalan personel ini difokuskan pada sektor transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga bimbingan ibadah.

"Petugas bergerak mengikuti kebutuhan jemaah.Ketika seluruh jemaah ditampilkan di Makkah, maka penguatan layanan juga dipusatkan di Makkah dan Armuzna,” tegasnya.

Kemenhaj bersama PPIH terus mematangkan seluruh persiapan menjelang fase Armuzna.

Langkah ini meliputi finalisasi data manifes, pemetaan alur pergerakan jemaah, kesiapan armada bus, fasilitas tenda, serta jalur distribusi konsumsi dan layanan kesehatan.

Selain itu, aspek mitigasi perlindungan juga diperketat, khususnya bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan risiko tinggi.

Imbauan jaga stamina

Menyikapi fase Armuzna yang kian dekat, Kemenhaj turut mengimbau para jemaah untuk mulai menghemat stamina dan menjaga kondisi fisik.

Jemaah diharapkan dapat memperbanyak waktu istirahat serta membatasi aktivitas luar ruang yang tidak mendesak, terutama di tengah cuaca terik siang hari.

"Menjaga kesehatan adalah bagian dari ikhtiar ibadah. Armuzna membutuhkan stamina yang baik, karena itu jemaah perlu mengatur tenaga sejak sekarang dan tidak memaksakan diri,” ucap Suci.

Berantas haji ilegal

Kemenhaj kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik haji nonprosedural.

Tercatat hingga 15 Mei 2026, Satgas Pencegahan Haji Nonprosedural bersama pihak terkait berhasil menggagalkan keberangkatan 32 Warga Negara Indonesia (WNI) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang diduga kuat akan berhaji tanpa dokumen resmi.

"Kami mengimbau masyarakat tidak tergiur tawaran haji nonprosedural. Ibadah haji wajib menggunakan visa haji resmi. Jangan membahayakan keselamatan dan kepastian hukum hanya karena iming-iming berangkat cepat tanpa antrean,” jelas Suci.

Dalam kesempatan itu, Suci turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh petugas serta jemaah haji Indonesia.

Ia menilai, kelancaran operasional sejauh ini tidak lepas dari sikap disiplin jemaah dan kepatuhan mereka dalam mengikuti setiap arahan dari petugas di lapangan.

"Insya Allah dengan kesiapan bersama, kedisiplinan jemaah, dan kerja sungguh-sungguh para petugas, kita songong Armuzna dengan penuh kesiapan dan kekhusyukan.Semoga seluruh jemaah haji Indonesia diberi kesehatan, lancar, dan meraih haji mabrur,” sambungnya. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Puncak ibadah haji (Armuzna) sudah di depan mata, dan Kemenhaj lagi all out mematangkan fasilitas lapangan plus ngetatkan proteksi buat lansia dan disabilitas. Buat para jemaah, kuncinya sekarang adalah pinter-pinter saving energy, kurangi hunting keluar hotel pas siang bolong, dan istirahat total biar fit pas hari-H. Oh ya, buat yang mau haji, pastikan pakai jalur resmi ya, jangan kemakan FOMO agen abal-abal yang nawarin visa ilegal stay safe and legal is a must!

Kemenhaj Kementerian Haji dan Umrah Jemaah Haji Indonesia Haji 2026 Kabar Haji 2026

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB