Kemenhaj Spill Menu Puncak Haji 2026: Fix Cita Rasa Nusantara, Aman dan Obat Homesick!

Editor: Anri Syaiful
Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14 WIB
Kemenhaj Spill Menu Puncak Haji 2026: Fix Cita Rasa Nusantara, Aman dan Obat Homesick!
Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Kementerian Haji dan Umrah, Jaenal Effendi. [Kemenhaj RI]

astakom.com, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, baru aja memastikan kalau pasokan makanan siap santap alias ready to eat buat para jemaah haji pas puncak ibadah nanti udah aman terkendali.

Nggak tanggung-tanggung, para jemaah bakal dapat jatah 15 porsi makanan dengan cita rasa lokal biar lidah tetap ngerasa di rumah sendiri.

Rapat kilat di Makkah demi kelancaran konsumsi

Kabar adem ini langsung disampaikan sama Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Kemenhaj, Jaenal Effendi. Ini setelah kelar rapat koordinasi bareng para vendor konsumsi Makkah.

Pertemuan penting yang membahas skema distribusi makanan siap santap ini digelar pada Jumat (15/05/2026) malam waktu setempat di Makkah, Arab Saudi.

Jadwal distribusi tertata rapi, "no ngaret-ngaret club"

Jaenal nge-spill kalau dapur-dapur di Makkah bakal menyuplai makanan tersebut pas tanggal 7, 8, dan 13 Zulhijah 1447 Hijriah. Atau bertepatan dengan tanggal 24, 25, dan 30 Mei 2026.

Pihak Kemenhaj juga gercep melakukan pengecekan rutin buat memastikan semua paket makanan itu udah beres dikirim ke hotel-hotel jemaah pada 6 Zulhijah 1447 Hijriah alias 23 Mei 2026.

Target Kemenhaj: jemaah bisa ibadah dengan tenang

Proses ini diharapkan bisa berjalan mulus tanpa kendala biar para jemaah nggak perlu pusing mikirin perut pas lagi fokus ibadah.

"Dari dapur (paket makanan siap santap) akan didistribusikan ke seluruh hotel yang ada. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik, sehingga jemaah kita bisa tenang dalam melakukan ibadah. Masih ada sampai tanggal 6 (Zulhijah) nanti untuk menyiapkan segala sesuatunya," ujar Jaenal saat diwawancarai tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, dilansir laman resmi Kemenhaj.

Skema pembagian tugas selama fase Armuzna

Sebagai info, rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) bakal dimulai pada Senin, 25 Mei 2026 atau 8 Zulhijah 1447 H. Barengan sama pergerakan jemaah dari Makkah.

Nah, pas jemaah lagi di sana, urusan konsumsi bakal di-handle langsung sama pihak syarikah (Rakeen Mashariq dan Albait Guest), baru setelah balik ke hotel, dapur Makkah ambil alih lagi.

"Ini (makanan yang disediakan syarikah) sudah selesai, sudah siap untuk didistribusikan," imbuh Jaenal.

Menu autentik, bikin kangen rumah langsung sembuh

Biar jemaah nggak bosan, Kemenhaj juga udah menyiapkan menu khas Indonesia yang dijamin approved sama selera nusantara buat nemenin momen puncak haji. Menu lokal ini sengaja disajikan biar bisa jadi penawar rindu jemaah sama masakan rumah selama di Tanah Suci.

"Menunya tentu cita rasa Indonesia, khas. Ada rendang, ada telurnya, macam-macam," ungkap Jaenal.

Komitmen Kemenhaj pantau ketat dapur vendor

Kemenhaj lewat PPIH Arab Saudi benar-benar protektif soal rasa. Mulai dari ngecek bahan baku sampai memastikan koki asli Indonesia yang masak di dapur-dapur itu.

Tiga poin utama, yaitu rasa, porsi, dan ketepatan waktu pengiriman sejauh ini dinilai udah memuaskan.

"Karena ini tahun pertama (2026) penyelenggaraan ibadah haji oleh Kemenhaj, mohon agar solid," pungkas Jaenal, mengingatkan pentingnya kerja sama tim. (aNs)

Gen Z Takeaway

Kemenhaj beneran gercep dan no-debat langsung secured 15 porsi makanan siap santap bercita rasa lokal buat para jemaah pas puncak haji 2026 nanti, biar lidah mereka tetep ngerasa homey dan gak kangen masakan rumah. Pak Direktur Jaenal Effendi juga udah briefing kilat bareng para vendor di Makkah biar jadwal distribusinya tertata rapi—fix no ngaret-ngaret club—mulai tanggal 24, 25, dan 30 Mei (7, 8, 13 Zulhijah), jadi jemaah bisa healing fokus ibadah dengan tenang tanpa perlu pusing mikirin perut!

Kemenhaj Jemaah Haji Indonesia Haji 2026 Kabar Haji 2026

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB