Kawal Swasembada Pangan: Fraksi Gerindra Pantau Stok di Bulog Biar Tetap Secure & Impact full
astakom.com, Jakarta – Gak cuma sekadar jargon, capaian swasembada beras yang di-spill pemerintah Desember 2025 lalu kini dikawal habis-habisan oleh Fraksi Partai Gerindra DPR RI.
Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menegaskan bahwa para legislator harus gercep turun ke lapangan buat memastikan program ini benar-benar impactful sampai ke masyarakat bawah, bukan cuma rapi di atas kertas.
Budisatrio bersama jajaran legislator daerah baru saja melakukan vibe check ke gudang Bulog di Balikpapan, Kalimantan Timur, bersama jajaran Fraksi Gerindra DPRD Balikpapan dan Kalimantan Timur.
"Kita saling sinergi untuk memastikan bahwa pangan di Kaltim khususnya di Kota Balikpapan itu tersedia dan harganya terjangkau,” ungkap Budi, dalam keterangannya yang diterima astakom.com, dikutip Rabu (13/5/2026).
Partai Gerindra hadir bersama rakyat
Langkah ini diambil buat memantau langsung gimana progres ketahanan pangan di garda terdepan, sekaligus bukti kalau kader partai pimpinan Presiden Prabowo Subianto ini nggak mau kecolongan soal urusan perut rakyat.
"Meninjau aset-aset Bulog Kota Balikpapan ini dalam rangka melihat ketersediaan dan kondisi riil di lapangan yang ada di bidang-bidang Bulog,” ujar Budi.
Dalam kunjungannya, Budi menyebut kalau Bulog itu posisinya "core" banget dalam ekosistem pangan kita.
"Mengingat keberadaan Bulog dalam ekosistem pangan di Indonesia itu sangat penting dan strategis,” sambung Budi.
Stok pangan terbukti aman
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kalau stok pangan kita sebenarnya masih secure dan aman terkendali untuk memenuhi kebutuhan harian warga.
Budi mengaku bersyukur karena sejauh ini ketersediaan beras masih mencukupi, sehingga masyarakat nggak perlu fomo atau khawatir bakal kekurangan pasokan dalam waktu dekat.
"Kami bisa melihat langsung bahwa stok sangat mencukupi,” kata Budi.
"Kami mencatat masih ada perbaikan-perbaikan yang mungkin harus dikejar juga, apakah itu perbaikan infrastruktur ataupun dari sisi kebijakan nanti untuk memudahkan akses distribusi kepada masyarakat,” pungkasnya.(aLf/aRsp)











