Menko Infra Update Progres ke Presiden Prabowo 5 Agenda Prioritas Penguatan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah
astakom.com, Jakarta — Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), baru saja melakukan high-level update terkait progres agenda prioritas nasional dalam Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet Merah Putih secara daring, kemarin (11/05/2026).
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, AHY memaparkan strategi pemerintah yang makin cepat dalam memperkuat konektivitas dan ketahanan wilayah agar Indonesia makin level up.
"Saya melaporkan progres sejumlah agenda prioritas yang menjadi direktif Bapak Presiden untuk memperkuat infrastruktur, konektivitas, dan ketahanan wilayah kita," tulis AHY dalam akun Instagramnya, Selasa (12/05/2026).
5 poin utama yang dikawal
AHY juga ngespill lima agenda gede yang lagi dikawal ketat sama Kemenko Infra. Pertama, mereka lagi fokus banget buat "nyelamatin" kawasan Pantura Jawa dari abrasi, banjir rob, hingga penurunan permukaan tanah.
Selain itu, ada juga gerakan rehabilitasi pascabencana yang dibikin makin gercep biar daerah-daerah yang habis kena musibah bisa langsung balik normal dan infrastrukturnya makin oke.
Nggak cuma soal perbaikan, pemerintah juga lagi pengen bikin kota-kota di Indonesia punya vibe yang lebih sehat dan aesthetic lewat Gerakan Indonesia Asri. Caranya, mereka bakal nambahin lebih banyak ruang terbuka hijau dan biru supaya lingkungan kita makin adaptif dan berkelanjutan.
Terus, buat urusan tempat tinggal, AHY nyebutin kalau program 3 juta rumah sekarang dikonsep biar support gaya hidup urban yang praktis. Rumah-rumah ini bakal terintegrasi sama transportasi umum atau istilah kerennya Transit Oriented Development (TOD), jadi mobilitas kita makin gampang tanpa perlu stres kejebak macet.
Terakhir, biar konektivitas antarwilayah makin lancar jaya, pemerintah juga serius banget ngelakuin transformasi di jaringan kereta api nasional.
Swasembada air sebagai kunci ketahanan pangan
Dalam kesempatan itu, AHY juga kasih reminder penting soal swasembada air sebagai kunci ketahanan pangan.
"Saya juga melaporkan pentingnya swasembada air melalui manajemen irigasi dan pipa rumah tangga yang berkelanjutan sebagai pilar utama ketahanan pangan," ujar AHY.
AHY menilai langkah ini diambil demi memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi secara merata, sekaligus mendukung visi besar pemerintah dalam membangun infrastruktur yang tangguh.
"Dengan kerja keras dan kolaborasi lintas sektoral, kita optimistis infrastruktur nasional akan semakin tangguh dan membawa manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. (aLf/aNs)











