Jakarta OTW Glow Up: Saatnya Spill Cara Pilah Sampah dari Rumah!
astakom.com, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bareng Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi nge-gas gerakan "Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah." Gerakan ini digaungkan dari kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, kemarin (10/05/2026).
Langkah ini diambil biar urusan sampah kelar langsung dari sumbernya, alias dari rumah kita sendiri.
Gerakan kolektif bernilai ekonomi
Menteri LH, Mohammad Jumhur Hidayat, bilang kalau pemerintah pusat full support biar inisiatif ini sukses besar. Menteri Jumhur pengen pilah sampah jadi gerakan kolektif yang punya nilai ekonomi.
"Saya hanya memastikan inisiatif Jakarta ini kita dukung penuh dan harus sukses. Ini harus menjadi gerakan, bukan hanya gerakan pemerintah, tetapi gerakan warga Jakarta," tegas Menteri Jumhur dalam keterangan tertulis yang disitat astakom.com pada Senin (11/05/2026).
"Karena itu, ini juga bisa menjadi inspirasi gerakan rakyat Indonesia dalam memilah sampah dan memperlakukan sampah. Sehingga yang tadinya dianggap sebagai musuh, harus menjadi sesuatu yang berharga bagi kita semua," imbuh Menteri LH.
Gerakan masif di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga nggak mau kalah slay dalam gerak cepat ini. Gubernur Pramono memastikan kalau agenda ini bakal masif banget di seluruh penjuru kota.
"Kegiatan ini tidak setengah-setengah, gerakan 'Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah' akan menjadi gerakan yang masif di Jakarta,” ujar Pak Pramono dengan mantap.
Biar nggak cuma jadi wacana, aturan mainnya sudah termaktub di Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
Jadi, mulai 10 Mei 2026, semua warga Jakarta wajib hukumnya buat pilah sampah rumah tangga. Momen ini pas banget barengan sama vibes perayaan HUT DKI Jakarta yang ke-499.
Challenging: ngatur sampah rumah tangga
Adapun Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, juga ngingetin kalau tantangan paling challenging itu emang ngatur sampah rumah tangga.
"Yang paling berat itu memang sampah dari rumah. Sehingga gerakan pilah sampah sangat penting," ucap Menko Zulhas sambil mengapresiasi langkah gercep dari Pemprov DKI.
Sebenarnya, roadmap transformasi ini sudah disiapin sejak lama dan sekarang waktunya buat all-out di seluruh wilayah Jakarta.
Harapannya, aksi ini nggak cuma bikin Jakarta makin estetik, tapi juga jadi role model nasional biar target pengelolaan sampah 100% di tahun 2029 bukan cuma sekadar mimpi. (aNs)
Gen Z Takeaway
Intinya Jakarta lagi all-out transisi jadi kota yang lebih estetik dan sustainable lewat gerakan "Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah." Sekarang warga Jakarta wajib hukumnya buat pilah sampah dari rumah sesuai Ingub Nomor 5 Tahun 2026, biar isu sampah ini nggak makin red flag dan malah bisa jadi cuan alias bernilai ekonomi. Gerakan yang di-support penuh sama Menteri LH Jumhur Hidayat dan Gubernur Pramono Anung ini bener-bener main character energy banget buat jadi role model nasional biar target pengelolaan sampah 100% di 2029 makin nyata dan nggak sekadar wacana!











