Purbaya di Konferensi Pers KSSK: Ekonomi RI Q1 Aman, Proyeksi Q2 Tetap Harus Diwaspadai
astakom.com, Jakarta - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menggelar konferensi pers untuk memaparkan kinerja dan langkah mitigasi ke depannya untuk terus menjaga stabilitas ekonomi dan sektor keuangan Indonesia.
Dalam gelaran konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK II Tahun 2026, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sekaligus Ketua KSSK bilang kalau pemerintah terus mewaspadai berbagai kemungkinan dan risiko perekonomian negara di kuartal II.
Apalagi di tengah eskalasi Timur Tengah masih terus terjadi. Menurut Purbaya, eskalasi itu jadi faktor utama volatilitas pasar keuangan dunia terutama karena memicu dan ngasih pengaruh pada kenaikan harga energi dunia.
Meskipun capaian pertumbuhan ekonomi di kuartal I dalam kondisi terjaga, tapi pihaknya terus melakukan langkah mitigasi menghadapai kuartal II.
Waspadai ekonomi di kuartal II
"Global masih dengan ketidakpastian kita akan mewaspadai terus," kata Purbaya saat Konferensi Pers KSSK, di Gedung OJK, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026).
"Tapi kita akan melihat seperti apa di kuartal kedua tahun ini. Kita melihat semua kendala yang mungkin timbul. Dan kita lihat semua hal-hal makro yang ada," tambah Purbaya.
Buat sistem investasi sendiri, Purbaya akan all out sesuai sama arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang udah membentuk Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi atau Satgas P3 MPPE.
Push investasi sesuai arahan Presiden Prabowo
“Satgas juga menghadirkan layanan debottlenecking 24 jam. Untuk menyelesaikan hambatan dalam investasi secara cepat, transparan, dan akuntabel,” Purbaya menegaskan.
Purbaya melaporkan komitmen KSSK yang akan terus mencermati dan melakukan assessment forward looking atas kinerja perekonomian. Selain itu, KSSK juga terus mencermati kondisi sektor keuangan terkini seiring risiko ketidakpastian ekonomi global yang meningkat.
"Sekaligus melakukan upaya mitigasi secara terkoordinasi, baik antar lembaga-lembaga KSSK, maupun dengan kementerian atau lembaga,” katanya.
Komite stabilitas sistem keuangan (KSSK)
Fyi, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yaitu lembaga nonstruktural di Indonesia yang tugasnya mencegah dan menangani krisis sistem keuangan untuk menjaga ketahanan ekonomi.
KSSK di dalamnya terdiri dari Menteri Keuangan (sebagai koordinator), Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).(Shnty/aRsp)
Gen Z Takeaway
KSSK bilang ekonomi global masih penuh uncertainty, apalagi konflik Timur Tengah bikin harga energi dan pasar dunia makin volatile. Meski ekonomi RI kuartal I masih aman, pemerintah tetap standby dan siap mitigasi risiko buat kuartal II. Mereka juga gaspol bantu investasi lewat layanan debottlenecking 24 jam biar project nggak stuck.










