Menhan Indonesia-Jepang Resmi Jalin Kerja Sama Pertahanan: Perkuat Stabilitas Keamanan Kedua Negara
astakom.com, Jakarta — Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin resmi menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan atau Defense Cooperation Agreement (DCA) bersama Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro di Kantor Kemhan, Jakarta, Senin (04/05/2026).
Kesepakatan strategis ini menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara dalam memperkuat stabilitas keamanan di kawasan regional.
Momentum penandatanganan ini merupakan hasil konkret dari rangkaian diplomasi intensif yang dimulai sejak pertemuan perdana keduanya di Bali, kemarin (03/05/2026).
“Kami berdua sudah sepakat untuk mendorong kerja sama secara substantif di bidang industri pertahanan dan juga di bidang pembangunan pengawakan dari personel-personel antara kedua negara Indonesia dan Jepang,” ungkap Sjafrie dalam pernyataan bersama ( joint statement) dengan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (04/05/2026).
Fokus utama kerja sama
Dalam keterangannya, Menhan Sjafrie menekankan bahwa fokus utama kerja sama ini mencakup pengembangan kapasitas personel serta penguatan industri pertahanan dalam negeri.
Ia menjamin bahwa seluruh poin kesepakatan tetap berpijak pada perlindungan kepentingan nasional dan kedaulatan Indonesia.
Selain aspek alutsista, pertemuan tersebut juga menyepakati perluasan kolaborasi di sektor kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Kedua negara berkomitmen untuk saling mendukung dalam misi-misi sosial, yang dipandang sebagai elemen krusial dalam membangun kepercayaan pertahanan antarnegara di Asia.
Tonggak sejarah hubungan pertahanan Indonesia-Jepang
Sementara itu, Menhan Jepang Koizumi Shinjiro menyebutkan bahwa penandatanganan DCA ini adalah tonggak sejarah yang sangat krusial bagi hubungan kedua negara.
Menurutnya, kesepakatan ini jadi dasar kerja sama pertahanan bagi Indonesia dan Jepang memperkuat aspek pertahanan.
"Bapak Menteri Sjafrie mengusulkan penyusunan Defense Cooperation Arrangement sebagai kompas besar yang akan menunjukkan arah kerja sama pertahanan kedua negara di masa depan,” ujar Koizumi.
“Hari ini merupakan tonggak sejarah yang sangat krusial bagi hubungan pertahanan antara Jepang dan Indonesia," tuturnya. (aLf/aNs)











