Harga Pupuk Dunia Meroket, Presiden Prabowo Justru Diskon Harga 20% Buat Petani

Editor: Anri Syaiful
Senin, 4 Mei 2026 | 15:45 WIB
Harga Pupuk Dunia Meroket, Presiden Prabowo Justru Diskon Harga 20% Buat Petani
Di tengah kelangkaan pupuk akibat krisis geopolitik, Presiden Prabowo justru menurunkan hargaharga pupuk bersubsidi sebesar 20% untuk petani. [Kementan]

astakom.com, Jakarta – Di saat harga pupuk dunia meroket hingga 40% akibat ketegangan geopolitik yang memicu gangguan pasokan, Presiden Prabowo Subianto justru mengambil langkah berani. Presiden RI memangkas harga pupuk subsidi sebesar 20%.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kebijakan tersebut adalah kecerdasan Presiden Prabowo. Terutama membaca situasi dunia terhadap potensi krisis pupuk global yang mulai menekan banyak negara.

Langkah jemput bola

“Presiden Prabowo sejak awal sudah membaca bahwa dunia sedang menuju periode yang tidak stabil. Beliau (Presiden Prabowo) memerintahkan kami (Kementan) untuk tidak menunggu krisis datang, tapi menjemputnya dengan kebijakan,” ucap Mentan Amran dilansir laman resmi Kementan yang disitat astakom.com pada Senin (04/05/2026).

Kondisi global atau geopolitik memang sedang tidak bersahabat. Sejak Februari 2026, konflik di Timur Tengah membuat Selat Hormuz—jalur vital perdagangan pupuk dunia—tertutup. Sementara, China menghentikan ekspor pupuk nitrogen. Akibatnya, harga urea melonjak drastis dan banyak negara Asia Tenggara mulai terancam krisis pangan.

Pangkas 145 regulasi

Indonesia memilih jalur berbeda. Selain menurunkan harga pupuk urea, NPK, dan ZA, pemerintah juga memangkas 145 regulasi melalui Instruksi Presiden (Inpres), distribusi pupuk agar penyaluran lebih cepat dan tepat sasaran.

Kini, pupuk bisa langsung mengalir dari produsen ke petani dengan sistem yang lebih sederhana, bahkan terintegrasi berbasis KTP dan perluasan jaringan kios hingga desa. Penyaluran dipercepat dari Kementerian Pertanian ke PT Pupuk Indonesia dan langsung ke petani.

Tak hanya itu. Pemerintah juga memperluas jaringan distribusi hingga ke desa-desa dan memastikan stok tetap aman lewat diversifikasi pasokan sejak 2025. Langkah ini membuat Indonesia tidak terlalu bergantung pada satu sumber impor, sehingga lebih tahan terhadap gejolak global.

Penetapan HPP gabah

Dampaknya cukup terasa. Biaya produksi petani bisa turun ratusan ribu rupiah per hektare tiap musim tanam. Di sisi lain, pemerintah juga menjaga harga jual lewat penetapan HPP gabah Rp6.500/kilogram. Alhasil, petani tetap untung sekalipun kondisi global sedang tidak menentu.

Ketika negara lain seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina mulai goyah akibat krisis pupuk, Indonesia justru terlihat lebih siap. Dengan cadangan beras tembus 5 juta ton—rekor tertinggi sepanjang sejarah—pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah tekanan dunia yang makin tidak pasti.

Ketahanan pangan Indonesia kokoh

Mentan Amran juga menegaskan ketahanan pangan Indonesia sangat kokoh di tengah ancaman El Niño dan ketidakpastian global yang melanda banyak negara. Cadangan beras pemerintah saat ini telah melampaui 5 juta ton yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Menarutnya, memberikan bantalan yang kuat untuk menjamin ketersediaan pangan nasional dalam berbagai skenario tekanan, baik dari gangguan iklim maupun gejolak rantai pasokan global.

Dipaparkan pula, capaian ini merupakan hasil langsung dari kebijakan produksi yang konsisten, termasuk program pompanisasi, perluasan areal tanam, dan penguatan penyerapan gabah petani oleh Bulog. 

Dengan stok sebesar ini, Indonesia tidak hanya mampu menjaga stabilitas harga pangan di dalam negeri, tetapi juga memiliki posisi yang lebih kuat dibandingkan negara-negara tetangga yang kini berjuang menghadapi tekanan produksi akibat krisis pupuk dan anomali cuaca.

“Inilah buah nyata dari ketepatan visi dan keberanian Presiden Prabowo dalam mengambil keputusan tepat untuk kepentingan petani nasional,” Mentan Amran menegaskan.

Untuk itu, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional di tengah ketidakpastian global. Mentan Amran menekankan, melalui kebijakan yang terukur dan respons yang cepat, petani Indonesia tetap dapat berproduksi dan menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional. (aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo bener-bener main character yang slay banget karena berani cut harga pupuk 20% pas dunia lagi chaos akibat harga meroket 40%. Gak cuma kasih diskon, Presiden RI juga ngerombak 145 regulasi ribet biar distribusi pupuk makin sat-set pake KTP doang, plus nge-lock harga gabah biar petani tetep profit dan gak kena mental gara-gara krisis global. Hasilnya? Ketahanan pangan kita makin solid dengan stok beras 5 juta ton—pokoknya Indonesia beneran flexing kesiapan pangan pas negara tetangga lagi pada struggle.

Presiden Prabowo Subianto Prabowo Subianto Harga Pupuk Subsidi kementan Mentan Andi Amran Sulaiman

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB