Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026, Start dari Posisi 17
astakom.com, Jakarta - Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif dengan finis di posisi keenam pada seri keempat Moto3 World Championship 2026 di Sirkuit Jerez, Minggu (26/04/2026) waktu setempat. Hasil ini diraih setelah Veda memulai balapan dari posisi ke-17.
Start mulus menjadi kunci awal kebangkitan Veda. Ia langsung melesat ke posisi ke-14 pada lap pertama. Insiden yang melibatkan Matteo Bertelle di tikungan awal turut memengaruhi jalannya lomba, sementara posisi terdepan saat itu ditempati oleh Maximo Quiles, diikuti Joel Esteban dan David Munoz.
Veda tembus 10 besar
Memasuki lap kedua, Veda terus menunjukkan agresivitas dengan menembus 10 besar. Ia sempat berada tepat di belakang Hakim Danish sebelum turun ke posisi ke-11 akibat tekanan dari Mateo Morelli.
Namun, konsistensinya membuat pebalap asal Gunungkidul itu kembali naik ke posisi 10 dan kemudian memperbaiki peringkat ke posisi kedelapan pada lap kelima, usai menyalip Esteban.
Di barisan depan, persaingan memanas dengan Adrian Fernandez sempat mengambil alih pimpinan lomba dari Quiles, ditemani Munoz di posisi tiga besar. Sementara itu, Veda menjaga ritmenya dan tetap stabil di kelompok 10 besar hingga pertengahan balapan.
Veda sempat posisi 5
Performa Veda mencapai puncaknya saat memasuki lap ke-14. Ia berhasil naik ke posisi kelima setelah menyalip Alvaro Carpe. Posisi tersebut sempat dipertahankan hingga beberapa lap terakhir sebelum Carpe kembali merebut tempatnya menjelang finis.
Pada akhirnya, Veda harus puas menyelesaikan lomba di posisi keenam, hasil yang tetap patut diapresiasi mengingat ia memulai balapan dari barisan belakang.
Balapan di Jerez sendiri dimenangi oleh Quiles, disusul Fernandez di posisi kedua dan Munoz di posisi ketiga. (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Start dari P17 tapi bisa finish P6? Veda Ega Pratama literally buktiin kalau progress, posisi awal, pelan tapi pasti naik, sabar, konsisten, dan nggak panik walau sempat kegeser di akhir. Ini bukan cuma soal balapan, tapi reminder juga kalau hidup tuh nggak harus selalu start di depan buat bisa sampai ke atas.













