Komdigi Perluas Kampung Internet, Dorong Ekonomi Desa Lewat 1.282 Titik Akses

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 22 April 2026 | 10:19 WIB
Komdigi Perluas Kampung Internet, Dorong Ekonomi Desa Lewat 1.282 Titik Akses
Komdigi Perluas Kampung Internet, Dorong Ekonomi Desa Lewat 1.282 Titik Akses (ilustrasi Internet)

astakom.com, Jakarta — Di tengah upaya memperluas jangkauan digital hingga ke pelosok, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menilai program Kampung Internet mulai menunjukkan dampak tidak hanya pada ketersediaan jaringan, tetapi juga pada aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Sepanjang 2025, pembangunan 1.282 titik akses internet pita lebar tetap dilakukan untuk menjangkau wilayah yang sebelumnya masih terbatas konektivitasnya.

Program ini difokuskan pada daerah dengan potensi ekonomi lokal agar pemanfaatan internet dapat langsung digunakan untuk kegiatan produktif, termasuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Seiring tersedianya jaringan, penggunaan layanan digital oleh masyarakat meningkat dan memicu tumbuhnya kebutuhan serta aktivitas ekonomi baru di wilayah yang terhubung, sejalan dengan target pemerataan akses digital di luar kawasan perkotaan.

Internet dorong ekonomi

Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Mulyadi, menyampaikan bahwa kehadiran jaringan internet di desa mampu memicu pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah memberikan dukungan kepada penyedia layanan untuk membangun jaringan di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau.

“Pemerintah menargetkan satu lokasi, operator dengan anggaran yang disubsidi pemerintah bisa menarik kabel ke sana. Ternyata dalam perjalanannya permintaan juga tumbuh dari titik terakhir jaringan sampai ke desa yang dibangun,” ujarnya dalam jumpa pers di Lombok, dikutip dari media nasional pada Rabu (22/04/2026).

Ia menjelaskan, wilayah yang dipilih umumnya memiliki potensi UMKM agar pemanfaatan internet bisa berkelanjutan dan langsung berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat.

“Saat sudah terpasang infrastrukturnya, ekonominya atau usahanya bisa tetap berjalan. Dia punya pendapatan maka dia terus berlanjut usahanya tetap berjalan.” sambungnya.

1.282 titik terbangun

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Startup, Alfreno Kautsar Ramadhan, menyebut pembangunan infrastruktur digital telah menjangkau berbagai daerah.

“Dalam 2025 kemarin, kita berhasil membuat 1.282 titik akses (internet) di 22 desa, 10 kabupaten, 15 kecamatan, dan 6 provinsi.” ucapnya dikutip dari media nasional pada Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, program Kampung Internet dirancang untuk menghadirkan konektivitas yang inklusif dan terjangkau, tidak hanya di kota tetapi juga hingga ke desa-desa. Akses ini dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas publik, hingga pengembangan usaha kecil.

Ia juga mencontohkan implementasi di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang membantu pelaku UMKM mengatasi keterbatasan akses internet sebelumnya.

Ekosistem digital baru

Selain memperluas akses, Kemkomdigi juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis, khususnya bagi pelajar SMK. Materi pelatihan mencakup instalasi jaringan fiber optik hingga penanganan gangguan dasar.

Program lanjutan seperti Telko Hub disiapkan untuk menghubungkan peserta pelatihan dengan industri telekomunikasi, sehingga membuka peluang kerja baru.

Mulyadi menambahkan, pembangunan jaringan turut memicu munculnya pelanggan dan aktivitas ekonomi baru di sepanjang jalur infrastruktur yang dibangun.

“Sepanjang kabel yang ditarik dari ujung terakhir ke desa itu, tumbuh pelanggan-pelanggan baru. Jadi kita menciptakan ekosistem baru, ekonomi baru, dan juga potensi kreativitas baru bagi masyarakat di sekitarnya.” disitat dari media nasional pada Rabu (22/4/2026).

Sebelum program ini berjalan, sebagian warga di daerah tertentu harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan akses internet yang stabil.

"Sehingga inisiatif ini membantu mereka, tidak perlu lagi 5-7 kilometer untuk ke hotspot tertentu untuk mendapatkan akses internet yang stabil," ucap Mulyadi (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Internet di desa bukan cuma soal sinyal—ini tentang akses peluang. Dari UMKM yang go digital sampai lapangan kerja baru, Kampung Internet mulai nunjukin kalau koneksi bisa jadi kunci pertumbuhan

komdigi Kemkomdigi kampung internet Internet Ekonomi Desa

Infografis

Terkini