Menpora: Piala Presiden ke-8 Harus Spesial

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: AR Purba
Jumat, 17 April 2026 | 22:34 WIB
Menpora: Piala Presiden ke-8 Harus Spesial
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di Kantor Kemenpora, Kamis (16/4) sore. (Kemenpora).

astakom.com, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Kantor Kemenpora, Kamis (16/4). Pertemuan tersebut membahas persiapan penyelenggaraan Piala Presiden 2026 sekaligus peluang kerja sama program penyediaan rumah bagi atlet.

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir menegaskan bahwa Piala Presiden edisi kedelapan harus tampil lebih istimewa, mengingat turnamen tersebut telah menjadi bagian penting dalam perkembangan sepak bola nasional. Ia juga mengapresiasi komitmen Maruarar Sirait yang sejak awal konsisten mengawal turnamen tersebut.

“Memang Piala Presiden yang ke-8 ini harus spesial karena sudah berjalan lama dan Pak Maruar Sirait punya komitmen yang luar biasa mengawal Piala Presiden yang pertama sampai hari ini,” ujar Erick, dikutip dari laman Kemenpora.

Lebih lanjut, Erick menekankan pentingnya pengembangan sepak bola tidak hanya dari level akar rumput, tetapi juga peningkatan kualitas klub agar mampu bersaing dengan negara lain. Salah satu langkah yang didorong adalah penguatan kompetisi berjenjang, mulai dari level daerah hingga nasional melalui Piala Presiden.

Rumah Atlet

Selain membahas turnamen, Erick juga membuka peluang kolaborasi dengan Kementerian PKP dalam penyediaan hunian bagi atlet. Ia berharap program tersebut dapat segera direalisasikan sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan atlet Indonesia.

“Jadi Pak Maruar Sirait datang ke sini suatu kehormatan untuk Kemenpora, semoga nanti ada kerja sama lebih lanjut. Jadi ada dua maksud dan tujuan acara pertemuan ini, satu Piala Presiden dan kerja sama program rumah atlet,” katanya.

Sementara itu, Maruarar Sirait menilai keberhasilan Piala Presiden hingga tujuh edisi sebelumnya tidak lepas dari konsistensi dan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, sponsor, hingga pelaku sepak bola nasional.

“Nomor satu konsistensi dalam menyelenggarakan sebuah turnamen yang sudah melewati tujuh kali penyelenggaraan. Berkat dukungan semua Bapak Presiden, TNI, POLRI, sponsor, teman-teman media, pemilik klub, pemain," ujar Maruarar.

Ia pun berharap penyelenggaraan Piala Presiden ke depan dapat terus ditingkatkan kualitasnya agar memberi dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

 “Komitmen saya dengan Pak Erick tadi Piala Presiden selanjutnya harus lebih baik lagi. Kita ingin Piala Presiden ini bermanfaat untuk sepak bola Indonesia, karena keberhasilan ini adalah keberhasilan semuanya,” pungkasnya.

Gen Z Takeaway

Kolaborasi Erick Thohir dan Maruarar Sirait ini bukan cuma soal turnamen, tapi upgrade ekosistem sepak bola secara keseluruhan. Piala Presiden mau dibikin makin keren, tapi di saat yang sama juga mulai mikirin kesejahteraan atlet lewat program rumah. Jadi bukan cuma ngejar prestasi di lapangan, tapi juga masa depan pemainnya, lebih sustain dan manusiawi.

Menpora Maruarar Sirait Erick Thohir Piala Presiden PSSI

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB