Cedera Berkepanjangan, Atlet Badminton Andalan Denmark Viktor Axelsen Pensiun

Editor: A. Cuwantoro
Rabu, 15 April 2026 | 20:21 WIB
Cedera Berkepanjangan, Atlet Badminton Andalan Denmark Viktor Axelsen Pensiun
Viktor Axelsen, Pebulu tangkis asal Denmark mengumumkan pensiun dari bulu tangkis melalui akun instagram @viktoraxelsen, Rabu (15/4). (BWF).

astakom.com, JakartaViktor Axelsen resmi mengumumkan pensiun dari dunia bulu tangkis profesional pada usia 32 tahun. Maslah punggung terus berlanjut pascaoperasi pada April 2025. Dalam pernyataannya, Axelsen mengakui keputusan tersebut bukan hal mudah.

 “Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya. Karena masalah punggung yang berulang, saya tidak lagi mampu berlatih dan bertanding di level tertinggi. Menerima kondisi ini sangat sulit, tetapi tubuh saya tidak lagi memungkinkan untuk melanjutkan,” ujarnya diakun instagram @viktoraxelsen, Rabu (15/4).

Pebulu tangkis asal Denmark itu menutup karier sebagai salah satu pemain tunggal putra paling berprestasi dalam sejarah. Ia meraih dua medali emas Olimpiade di Tokyo 2020 dan Paris 2024, serta satu perunggu di Rio 2016. Selain itu, ia juga menjuarai Kejuaraan Dunia pada 2017 dan 2022.

Nomor Satu Dunia 100 Pekan

Axelsen juga dikenal dengan dominasinya sebagai pemain nomor satu dunia, dengan catatan lebih dari 100 pekan berturut-turut di puncak peringkat dunia, sebuah rekor yang hanya kalah dari Lee Chong Wei dalam total durasi. 

Konsistensinya terlihat di ajang BWF World Tour Finals, di mana ia meraih tiga gelar beruntun pada 2021 hingga 2023 dan total lima gelar sepanjang kariernya. Ia juga mengoleksi 10 gelar Super 1000 di level tertinggi.

Mengenang perjalanan kariernya, Axelsen mengungkapkan bahwa bulu tangkis bukan sekadar profesi, melainkan bagian dari hidupnya. “Sejak pertama kali memegang raket, saya bermimpi menjadi yang terbaik di dunia. Saya telah memberikan segalanya untuk olahraga ini. Ini bukan sekadar karier, ini adalah hidup saya,” tulisnya di akun instagram.

Skill Lengkap Axelsen

Dikenal dengan postur tinggi 1,94 meter, Axelsen mengubah standar permainan tunggal putra dengan kombinasi kekuatan, jangkauan, dan kontrol taktik yang luar biasa, sekaligus menjadi pesaing tangguh bagi era sebelumnya seperti Lin Dan.

Di luar lapangan, pengaruh Axelsen juga terasa luas. Ia mempelajari bahasa Mandarin untuk lebih dekat dengan penggemar di Asia, serta membangun basis latihan mandiri di Dubai yang turut membantu perkembangan pemain lain seperti Lakshya Sen, Brian Yang, dan Loh Kean Yew.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar. “Kata-kata tidak cukup untuk menggambarkan betapa berterima kasihnya saya atas dukungan kalian dari seluruh dunia,” ujarnya. 

Meski pensiun sebagai pemain, Axelsen menegaskan dirinya tidak akan sepenuhnya meninggalkan bulu tangkis. “Ini adalah perpisahan bagi Viktor Axelsen sebagai pemain, tetapi bukan perpisahan saya dengan olahraga ini,” tutupnya. (aLf/aRsp)

Gen Z Takeaway

Intinya, Viktor Axelsen harus pamit dari dunia bulu tangkis bukan karena kalah, tapi karena kondisi fisik yang udah nggak memungkinkan. Padahal, dia udah “complete package” juara Olimpiade, nomor satu dunia, sampai jadi ikon global. Ini bukan sekadar pensiun, tapi end of an era buat badminton. Tapi tenang, dia masih bakal dekat sama olahraga ini, jadi ceritanya belum benar-benar selesai.

Viktor Axelsen Denmark BWF Bulutangkis Badminton

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB