Presiden Prabowo: Jika Perang Dunia III Meletus, Indonesia Negara Paling Aman!

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 9 April 2026 | 12:32 WIB
Presiden Prabowo: Jika Perang Dunia III Meletus, Indonesia Negara Paling Aman!
Presiden Prabowo Tegaskan Jika Perang Dunia III Meletus, Indonesia Negara Paling Aman! (Tim Media Presiden)

astakom.com, JakartaPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia adalah salah satu negara paling aman jika Perang Dunia III meletus.

Hal itu diungkapkan Presiden Prabowo dalam taklimat kepada seluruh jajaran anggota Kabinet Merah Putih, beserta seluruh eselon I, kementerian dan lembaga serta direktur utama BUMN, dalam Rapat Kerja (Raker) Pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

"Kalau terjadi perang dunia ketiga, negara mana yang aman? Indonesia termasuk papan atas lho. Sekarang kalau ke Bali, lihat itu berapa orang Rusia di situ, berapa orang Ukraina di situ," tegas Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menjelaskan, hal itu bisa dibuktikan dari banyaknya penduduk Rusia dan Ukraina yang memilih tinggal di Bali ketika terjadi perang di negara mereka.

Rencana bangun pusat keuangan khusus

Bahkan dia menilai, untuk melindungi para warga negara asing yang terjebak perang, Indonesia berencana membangun pusat Keuangan Khusus.

Tujuannya, untuk menjadi wadah bagi para pelancong menanamkan investasinya dengan insentif pajak yang menarik hingga regulasi yang lebih ringan.

Presiden menyebutkan bahwa Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyarankan untuk membangun pusat Keuangan khusus itu di Bali. Hal ini menjadi pertimbangan sejak pembahasan dilakukan beberapa tahun lalu.

Daya tarik Indonesia 

Dengan harapan adanya kawasan itu, nantinya investasi masuk dari negara yang saat ini dalam kondisi peperangan. Misalnya dari kawasan Timur Tengah, bisa beralih ke Indonesia. Sebab, Indonesia aman dari perang.

"Sekarang uang-uang yang di Timur Tengah dia mau kemana? Negara mana yang tidak perang, sekarang kasih tahu? Indonesia salah satu yang paling diminati," ujarnya.

Keramahan Indonesia dan ketahanan ekonomi dalam negeri menjadi daya tarik bagi negara lain untuk berinvestasi.

"Jadi intinya adalah kita sangat banyak potensi, tapi ini juga yang membuat kita sekarang harus lebih keras bekerja, lebih teliti," imbuhnya.

Bangun Indonesia sebagai cita-cita bersama

Karena itu Presiden Prabowo menekankan bahwa kementerian dan lembaga harus kompak demi membangun Indonesia untuk mencapai cita-cita bersama.

"Karena itu lah saya kumpulkan rapat kerja ini supaya nanti kita satu, satu bahasa, satu rencana kerja. Tidak boleh ada pemikiran sektoral, tidak ada yang boleh satu departemen, satu kementerian, satu institusi, memikirkan institusinya sendiri. Kita harus kerja sama," katanya.

Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah yang dinilainya telah berkontribusi dalam menjaga kinerja pemerintahan tetap solid.

"Alhamdulillah pemerintah kita, di mana Saudara-saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin sudah satu setengah tahun, alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita," ujarnya.

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo Subianto nilai Indonesia termasuk negara aman kalau konflik global pecah, terlihat dari warga Rusia-Ukraina yang tetap tinggal di Bali. Pemerintah juga dorong pusat keuangan khusus buat tarik investasi dari negara konflik. Kuncinya: semua lembaga harus kompak biar peluang ini jadi real.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Taklimat Prabowo Rapat Kerja

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB