Intelijen Korsel Ungkap Korea Utara Kini Jaga Jarak dengan Iran, Emang iya?

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Rabu, 8 April 2026 | 13:37 WIB
Intelijen Korsel Ungkap Korea Utara Kini Jaga Jarak dengan Iran, Emang iya?
Gak Expect! Korea Utara Jaga Jarak dari Iran? Kenapa Bisa Begitu? (Astakom / KNCA)

astakom.com, Jakarta – Badan intelijen Korea Selatan percaya bahwa Korea Utara tampaknya menjauh dari mitra lamanya, Iran, demi membangun hubungan baru dengan Amerika Serikat.

Badan Intelijen Nasional Seoul (NIS) tidak menemukan bukti bahwa Korea Utara mengirimkan senjata atau suplai ke Teheran sejak konflik AS-Israel di Iran dimulai pada akhir Februari, menurut anggota parlemen Park Sun-won, yang hadir dalam pengarahan tertutup dari NIS, pada hari Minggu lalu.

Alasan Korea Utara

Di sisi lain, sekutu Iran lainnya seperti China dan Rusia, sering membuat pernyataan mengenai perang AS-Israel di Iran, Kementerian Luar Negeri Korea Utara baru merilis dua pernyataan yang lebih moderat hingga saat ini, ungkap NIS.

Walaupun Pyongyang mengecam serangan AS dan Israel terhadap Iran sebagai tindakan melanggar hukum, mereka gak memberikan ucapan belasungkawa secara publik setelah meninggalnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei atau mengirimkan pesan selamat saat putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, mengambil alih.

Pendekatan Diplomatik baru dengan AS

Badan intelijen itu menyatakan kalau Pyongyang kemungkinan besar memilih pendekatan berhati-hati untuk memposisikan diri dalam fase diplomatik baru dengan AS setelah meredanya konflik di Timur Tengah, jelas Park.

Ditengah suksesi Putri Kim Jong Un

NIS juga menginformasikan kepada para anggota parlemen kalau mereka saat ini meyakini Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un sedang mempersiapkan putrinya yang masih muda sebagai penggantinya, merujuk pada penampilan publik belakangan yang memperlihatkan putrinya mengemudikan tank.

NIS menyatakan kalau foto itu dimaksudkan untuk menekankan dugaan kekuatan militer dari anak muda tersebut, yang diperkirakan berusia sekitar 13 tahun dan bernama Ju Ae.

Adegan-adegan tersebut bertujuan buat memberikan "penghargaan" terhadap penampilan militer Kim sendiri di hadapan publik pada awal tahun 2010-an, saat ia dipersiapkan untuk menggantikan ayahnya, kata Park.

Sosok Kim Yo Jon

Sebelumnya, Kim Yo Jong, saudara perempuan Kim yang berpengaruh, dipandang sebagai calon utama untuk mengambil alih posisinya.

Pada hari Senin, ia menjadi pusat perhatian di Korea Utara karena mengapresiasi permintaan maaf yang disampaikan oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pada hari Minggu mengenai serangan pesawat tanpa awak pada bulan Januari lalu.

"Presiden ROK [Republik Korea] secara pribadi menyampaikan penyesalan dan membicarakan langkah-langkah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Pemerintah kami mengapresiasi hal itu sebagai tindakan yang sangat beruntung dan bijaksana demi kepentingan pemerintah sendiri,” ucap Kim Yo Jong pada sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi, dikutip oleh astakom pada Rabu, (8/4/2026).

Seoul semula membantah keterlibatan resmi dalam serangan pesawat tanpa awak di bulan Januari, dengan pihak berwenang mengungkapkan kalau itu adalah tindakan warga sipil, tetapi Lee menyatakan bahwa penyelidikan telah mengungkapkan keterlibatan pejabat pemerintah.

"Kami menyampaikan penyesalan kepada Korea Utara atas ketegangan militer yang tidak perlu yang disebabkan oleh tindakan tidak bertanggung jawab dan sembrono dari beberapa individu,” ucap Lee.

Lee sudah berusaha memperbaiki hubungan dengan Korea Utara sejak menjabat tahun lalu, mengkritik pendahulunya yang disangka ngirim drone buat menyebarkan propaganda di Pyongyang.

Akan tetapi, usaha-usaha yang berulang kali dilakukannya sampai sekarang belum mendapatkan respons dari pihak Utara.

Pernyataan penyesalan Lee ini muncul setelah Kim menyebut Seoul sebagai "negara paling bermusuhan" dalam pidato kebijakan pada bulan Maret, di mana ia berkomitmen untuk "menolak dan mengabaikannya sepenuhnya" . (nAD/aRsp)

Gen Z Takeaway

POV: When even world leaders start ghosting their besties to secure a better deal. Ternyata di level negara pun ada istilah "pilih-pilih teman" demi masa depan yang lebih cerah. Korut yang biasanya vokal dukung Iran, sekarang malah pilih lowkey karena pengen deketin AS. Plus, kita juga liat gimana Kim Ju Ae udah start early banget buat jadi 'main character' di militer Korut. Pelajaran berharganya: dalam dunia politik atau pertemanan, kepentingan itu bisa berubah sewaktu-waktu, jadi jangan kaget kalau ada plot twist yang nggak masuk akal! It's all about strategic moves.

Korea Utara iran kim jong un update Korea Selatan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB