WFH Jumat untuk ASN, Berpotensi Hemat APBN Sampai Rp6,2 Triliun

Editor: Shintya
Rabu, 1 April 2026 | 01:37 WIB
WFH Jumat untuk ASN, Berpotensi Hemat APBN Sampai Rp6,2 Triliun
WFH Jumat untuk ASN, Berpotensi Hemat APBN Sampai Rp6,2 Triliun (astakom/Setpres)

astakom.com, Jakarta - Penetapan skema bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi pusat maupun daerah setiap Jumat berpotensi menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan kalau transformasi budaya kerja berbasis digital ini diproyeksikan mampu memberikan dampak finansial yang signifikan, baik bagi kas negara maupun kantong masyarakat.

Bahkan dia mengatakan potensi penghematan APBN dari penetapan skema WFH ini mencapai Rp6,2 triliun.

"Potensi penghematan dari kebijakan work from home ini yang langsung ke APBN adalah Rp6,2 triliun, berupa penghematan kompensasi BBM. Sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat juga sebesar Rp59 triliun," ungkap Airlangga dalam konferensi pers di Seoul, Korea, dikutip pada Selasa (31/3/2026).

Bukan cuma untuk efisiensi

Regulasi dan kebijakan ini bukan cuma karena respons negara terhadap dinamika politik yang sedang terjadi. Akan tetapi, Airlangga menekankan kalau kebijakan dilakukan sebagai upaya menciptakan birokrasi yang lebih adaptif, produktif, dan efisien.

Untuk pemilihan hari pelaksanaan WFH yang ditetapkan pada Jumat diharapkan dapat mengurangi beban mobilitas secara nasional.

"Sebagai langkah adaptif dan preventif guna menghadapi dinamika global, pemerintah menetapkan kebijakan transformasi budaya kerja yang mendorong budaya perilaku kerja yang lebih efisien, produktif, dan berbasis digital," kata Airlangga.

Bakal dibuat aturan hukumnya

Supaya kebijakan ini bisa berjalan serentak di seluruh level pemerintahan, aturan atau regulasi penerapan skema WFH satu hari dalam seminggu ini akan segera diperkuat lewat aturan hukum.

"Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap Jumat. Skema WFH ini akan dituangkan dalam Surat Edaran Menpan RB dan Surat Edaran Mendagri," ungkapnya.

Sektor yang tak ikut kebijakan ini
Dilansir dari redaksi Astakom.com, Airlangga juga mengatakan terdapat beberapa sektor yang dikecualikan dari kebijakan ini. Ia merinci sektor tersebut, di antaranya kesehatan, keamanan, dan lainnya.

"Terdapat sektor yang dikecualikan dari WFH dan tetap bekerja dari kantor atau lapangan, yaitu sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, kebersihan. Serta sektor strategis seperti industri atau produksi, energi, air, bahan pokok makanan minuman, perdagangan transportasi, logistik, dan keuangan," katanya.

Gen Z Takeaway 
WFH tiap Jumat buat ASN bukan cuma lifestyle shift, tapi juga strategi hemat budget negara. Pemerintah bilang bisa save APBN sampai Rp6,2 triliun dari efisiensi BBM, plus masyarakat juga bisa cut spending gede. Tapi nggak semua sektor ikut—layanan publik & industri tetap on-site.

Berita ekonomi Menko Airlangga WFH WFH ASN

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB