Marshel Widianto Alami Komplikasi GERD, Amandel, dan Sinus hingga Harus Operasi 5 Jam
astakom.com, Jakarta - Komika Marshel Widianto mengungkap pengalaman kritis yang sempat mengancam keselamatannya akibat komplikasi sejumlah penyakit yang dideritanya. Ia harus menjalani operasi besar setelah kondisi kesehatannya memburuk dalam waktu bersamaan.
Marshel diketahui mengalami GERD, amandel, dan sinus secara bersamaan, yang berdampak langsung pada saluran pernapasannya.
Kondisi tersebut membuatnya kesulitan bernapas hingga memicu kepanikan.
Situasi darurat itu bahkan sempat membuatnya merasa berada di ambang batas. Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang mengubah cara pandangnya terhadap hidup, termasuk dalam menentukan prioritas.
Kondisi kesehatan memburuk akibat komplikasi
Marshel mengaku, operasi besar yang dijalaninya terpaksa dilakukan setelah tiga penyakit menyerang secara bersamaan. Kombinasi GERD, amandel, dan sinus menyebabkan saluran pernapasannya nyaris tertutup total.
“Jadi bingung mau napas lewat mana. Lewat mulut, enggak bisa. Hidung juga enggak bisa,” ujarnya di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, dikutip dari media pada Rabu (1/4/2026).
Kondisi tersebut menunjukkan betapa serius gangguan yang dialaminya, hingga membutuhkan tindakan medis intensif sebagai langkah penyelamatan.
Sempat panik, operasi berlangsung selama 5 jam
Dalam kondisi yang semakin parah, Marshel mengaku sempat panik karena kesulitan bernapas. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat.
Operasi pun dilakukan dan berlangsung selama lima jam. Momen tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Marshel karena ia merasa nyaris kehilangan nyawa.
“Gue nyaris lewat itu. Untung balik lagi ke bumi,” kata Marshel, mencoba mencairkan suasana dengan gaya khasnya.
Kini pulih, jadi lebih sadar pentingnya hidup
Marshel juga mengungkap bahwa dirinya sudah cukup lama mengetahui adanya masalah sinus yang cukup parah. Keluhan itu awalnya muncul saat ia sering mengalami sakit kepala hebat ketika berada di dalam pesawat.
Setelah menjalani operasi, kondisinya kini berangsur membaik. Ia mengaku sudah bisa bernapas dengan lega dan kualitas tidurnya pun meningkat.
"Setelah operasi, sekarang aku merasa sudah enak banget. Napas juga sudah plong banget dan tidur tidak ngorok lagi,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pengingat baginya untuk lebih menjaga kesehatan dan menghargai hidup.
Gen Z Takeaway
Kadang kita baru sadar pentingnya napas, kesehatan, dan hidup itu sendiri pas lagi di titik paling drop. Cerita Marshel nunjukin kalau tubuh itu punya batas, dan jangan nunggu parah dulu baru peduli. Hidup bukan cuma soal kerja terus—tapi juga soal bertahan, pulih, dan menikmati waktu yang masih dikasih.













