Hadapi Godzilla El Nino, Pemerintah Siapkan Strategi Jaga Produksi Pangan
astakom.com, Jakarta - Menghadapi dan mengantisipasi cuaca ekstrem Godzilla El Nino yang diprediksi bikin musim kemarau panjang di Indonesia, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan infrastruktur pertanian untuk menjaga produksi padi dan stok pangan nasional ada dalam status aman.
"Ada (potensi) El Nino Godzilla ke depan, itu mulai bulan depan April diperkirakan itu sampai enam bulan ya. Insya Allah pangan, khusus sektor pangan itu aman," kata Mentan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, dikutip pada Selasa (31/3/2026).
Pemerintah telah mengantisipasi anomali cuaca dengan berbagai langkah strategis, berkaca pada kejadian tahun 2023. Amran bilang kalau tahun ini menargetkan 2 juta hektar irigasi sebagai kebutuhan infrastruktur menghadapi El Nino."Kemudian Kementerian Pekerjaan Umum sudah siap juga perbaikan jaringan irigasi 1 juta hektar, tahun ini 1 juta lagi, target 2 juta hektar irigasi kita beresin. Jadi ini persiapan kita sangat bagus itu dari segi dari sisi infrastruktur," kata Amran.
Persiapan sektor pertanian menghadapi Godzilla El Nino
Amran menilai kalau persiapannya menghadapi Godzilla El Nino sudah lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya."Jadi persiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya," kata Amran.
Pada tahun 2023 saat menghadapi anomali cuaca pemerintah sempat merencanakan impor beras, tapi nggak jadi karena pemerintah melakukan berbagai upaya untuk perkuat produksi dalam negeri secara terus menerus.
Langkah mitigasi pemerintah antisipasi anomali cuaca
Diketahui saat itu kebutuhan impor diproyeksikan mencapai 10 juta ton berhasil ditekan sekitar 3,7 juta ton berkat langkah mitigasi seperti pompanisasi, irigasi, dan optimasi lahan pertanian.Selain itu, upaya optimasi lahan (oplah) juga terus digenjot terutama rawa yang bisa meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua sampai tiga kali setahun.
FYI, stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional saat ini mencapai sekitar 4,3 juta ton di Perum Bulog dan diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari 5 juta ton dalam beberapa waktu ke depan.
Stok beras tercukupi
Sedangkan stok beras di sektor hotel, restoran, dan rumah tangga diperkirakan mencapai 12,5 juta ton. Selanjutnya, standing crop atau tanaman yang siap panen mencapai sekitar 11 juta ton.Amran juga mengatakan kalau total ketersediaan pangan nasional mencapai sekitar 27 juta ton. Stok itu diprediksi bisa memenuhi kebutuhan sampai 10 bulan ke depan tanpa menghitung tambahan produksi baru.
Belum lagi tambahan produksi selama periode El Nino yang diperkirakan mencapai 12 juta ton. Dengan angka itu pemerintah optimistis ketersediaan pangan dapat mencukupi.
Stok jagung sampai telur ayam
Dilansir dari redaksi astakom.com, stok CPP jagung sekarang ada di kisaran 144 ribu ton, sebagian besar bersumber dari penyerapan panen jagung dalam negeri. Untuk realisasi penyerapan jagung produksi dalam negeri di tahun 2026 ini mencapai 101,96 ribu ton. FYI, Indonesia udah nggak mengimpor jagung pakan sejak tahun 2025.Selanjutnya, stok CPP minyak goreng ada di angka total 95 ribu kiloliter. Gula konsumsi, 50 ribu ton dengan sebagian besar ada di ID FOOD sebagai pengelolanya. Stok CPP daging sapi/kerbau ada 11 ribu ton, daging ayam 39 ton keduanya sebagian besar dikelola ID FOOD. Selanjutnya CPP telur ayam 62 ton dikelola Bulog.










