TVRI Bolehkan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis, Ini Syaratnya

Editor: A Cuwantoro
Kamis, 26 Maret 2026 | 13:47 WIB
TVRI Bolehkan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis, Ini Syaratnya
Ilustrasi Trophy Piala Dunia. (Foto: FIFA)

astakom.com, Jakarta – Lembaga Penyiaran Publik TVRI membuka peluang bagi masyarakat untuk menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Meski diperbolehkan, penyelenggara tetap harus mengikuti mekanisme yang telah disiapkan agar kegiatan tersebut mendapat persetujuan resmi.

Salah satu syarat utama adalah pendaftaran melalui portal khusus bertajuk “bola gembira” yang disiapkan TVRI. Platform tersebut dijadwalkan mulai diluncurkan pada awal April mendatang dan akan menjadi pintu utama bagi masyarakat yang ingin menggelar nobar.

Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan K Prubodjati, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan sekaligus pengelompokan kegiatan nobar, baik yang bersifat komersial maupun non-komersial. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan momentum oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Itu nanti akan kami mohon yang ingin mengadakan nobar seperti itu, bisa mendaftar melalui portal. Itu nanti akan terbagi lagi terkait dengan masalah kapasitas," kata Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan K Prubodjati, Rabu (25/3).

"Jadi masyarakat, siapapun juga, akan bisa mendaftar di portal itu dan kami akan kurasi mana yang memang berbayar, ataupun yang gratis," ujarnya menambahkan.

Peluang Ekonomi
Selain sebagai bentuk pengawasan, TVRI juga melihat kegiatan nobar sebagai peluang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Antusiasme tinggi terhadap sepak bola diyakini mampu menciptakan perputaran uang, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

TVRI bahkan berencana menyediakan fasilitas nobar di sejumlah lokasi, termasuk sports center, yang dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.

"Kami dorong juga UMKM ya, terutama untuk bisa mengadakan seperti itu (nobar) karena memang tujuan pemerintah ataupun kami, TVRI, dan juga Bapak Presiden agar UMKM ini bisa terus bergerak maju lagi dengan adanya kondisi yang seperti saat ini," tutur Wulan.

Tak hanya itu, TVRI juga akan mendorong penyelenggaraan nobar di daerah-daerah tertentu, termasuk wilayah yang terdampak bencana, guna memperluas manfaat ekonomi dari ajang Piala Dunia.

"Dan juga seperti daerah yang terdampak bencana ya, di Sumatera, itu kami juga akan dorong untuk akan dilakukannya nobar di sana. Jadi, salah satu target kami juga adalah bagaimana Piala Dunia ini nanti juga bisa menumbuhkan multiplier effect untuk teman-teman unit usaha mikro dan kecil," ucapnya.

Dengan skema ini, TVRI berharap euforia Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Gen Z Takeaway

Intinya, nobar Piala Dunia 2026 sekarang makin gampang tapi tetap harus “main aturan” lo boleh banget bikin nobar, tapi wajib daftar dulu lewat portal dari TVRI biar legal dan nggak ribet. Serunya lagi, ini bukan cuma soal nonton bola bareng, tapi juga jadi peluang cuan buat UMKM karena rame-rame orang bakal ngumpul. Jadi, selain dapet vibes euforia bola, bisa sekalian ngedorong ekonomi juga, win-win banget!

FIFA LPP TVRI Piala Dunia 2026

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB