Full Senyum, Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Editor: Shintya
Selasa, 24 Maret 2026 | 01:48 WIB
Full Senyum, Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
Full Senyum, Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran [astakom/str-Andri Mardiansyah]

astakom.com, Jakarta - Harga dan stok pangan terpantau aman menjelang dan pada Hari Raya Idulfitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa keberhasilan dalam menjaga stok dan stabilitas harga pangan adalah hasil kerja sama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi dan pengendalian harga di pasar.

Andi Amran juga bilang kalau tujuan pemerintah menjaga pangan adalah supaya masyarakat bahagia.

"Kita ingin semua tersenyum. Petani tersenyum karena harga hasil panennya baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia dan bisa dijual, dan masyarakat juga tersenyum karena harga pangan terjangkau. Itulah tujuan pemerintah menjaga pangan," ujar Amran dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).

Diketahui cadangan beras pemerintah di gudang Bulog saat ini sekitar 4,09 juta ton, beras yang beredar di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.

Produksi meningkat

"Produksi kita meningkat, panen raya terjadi di banyak daerah, Februari Maret dan April banyak panen di berbagai daerah, sehingga stok beras nasional sangat kuat. Produksi kita sudah berada di atas kebutuhan konsumsi nasional," kata Andi Amran.

Sejumlah komoditas lain juga menunjukan berhasil surplus. Cabai rawit ketersediaannya 409 ribu ton dan kebutuhan 304 ribu ton, ada surplus 105 ribu ton. Daging ayam, ketersediaan 2,07 juta ton dan kebutuhan 1,34 juta ton, ada surplus 727 ribu ton. Bawang merah, ketersediaan 479 ribu ton dan kebutuhan 422 ribu ton, ada surplus 57 ribu ton.

Surplus cabai rawit merah

Produksi cabai rawit merah surplus sekitar 46.868 ton dan cabai besar surplus sekitar 8.282 ton pada bulan Maret. Hal ini menyebabkan harga cabai mulai stabil dan cenderung menurun di pasar.

"Kalau produksi surplus dan distribusi lancar, maka harga akan stabil. Itu yang kita jaga terus, dari hulu sampai hilir," kata Andi Amran.

Amran menegaskan bahwa pemerintah terus mempertahankan keseimbangan harga untuk memastikan bahwa petani tidak mengalami kerugian dan masyarakat tetap memiliki harga makanan yang terjangkau.

Pemerintah jaga keseimbangan dan ketahanan pangan
"Harga pangan tidak boleh terlalu tinggi karena memberatkan masyarakat, tetapi juga tidak boleh terlalu rendah karena merugikan petani. Pemerintah harus menjaga keseimbangan itu," katanya.

Amran bersyukur bahwa kondisi pangan nasional yang stabil dan harga yang stabil membuat Idulfitri 1447 H menyenangkan buat semua orang.

"Lebaran tahun ini kita syukuri bersama. Produksi baik, stok cukup, harga stabil. Petani tetap berproduksi, pedagang bisa berdagang, masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau. Lebaran tahun ini adalah kemenangan untuk semua, selamat merayakan Idulfitri, berkah untuk semua" kata Amran.

Gen Z Takeaway 
Menurut Andi Amran Sulaiman, stok pangan RI lagi safe banget di momen Lebaran 2026 karena produksi naik dan supply terjaga. Banyak komoditas bahkan surplus, dari beras sampai cabai, bikin harga tetap stabil dan affordable. Intinya, pemerintah nge-push balance biar petani tetap cuan dan masyarakat tetap bisa belanja tanpa overbudget.

Berita ekonomi Capaian stok beras Harga Pangan stok pangan Surplus pangan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB