Angkat Isu Timteng , Prabowo Telepon Anwar Ibrahim Buat Meetup di Jakarta!
astakom.com, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berencana mengunjungi Jakarta setelah menerima telepon dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada malam Senin (23/3/2026).
Pada postingan di media sosial X, Anwar menyampaikan kalau ia dan Prabowo setuju untuk segera bertemu dalam rangka memperkuat hubungan bilateral.
Anwar Ibrahim Rencanakan Kunjungan ke Jakarta
"Kami sepakat untuk mengatur pertemuan dalam waktu dekat, termasuk usulan saya untuk mengunjungi Jakarta sebagai langkah memperkuat hubungan bilateral yang sudah erat," demikian tulisan Anwar Ibrahim di X, Selasa (24/3/2026).Anwar mengungkapkan pembicaraan teleponnya dengan Prabowo mengenai berbagai masalah global termasuk eskalasi AS-Israel melawan Iran.
Pembicaraan tentang Isu Global
Kedua pemimpin saling berbagi perspektif mengenai eskalasi Israel-Iran dan makna pendekatan diplomatik yang berkelanjutan."Menyentuh isu regional dan internasional, kami juga bertukar pandangan mengenai konflik Iran-Israel serta pentingnya pendekatan diplomasi yang berkelanjutan," ucap Anwar.
Dukungan untuk Diplomasi
"Kami berdua menyerukan perdamaian dan saya memberi tahu Presiden Prabowo bahwa Malaysia akan terus mendukung dan memperkuat upaya diplomatik dalam meredakan konflik Iran-Israel, sehingga ketegangan dapat diredakan, nyawa warga sipil dapat dilindungi, dan ruang negosiasi bermakna dapat dibuka menuju solusi damai dan langgeng," tulis Anwar pada platform X.Krisis Energi Global sebagai Dampak
Eskalasi AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari. Eskalasi ini sudah meluas dan menyebabkan krisis energi global karena infrastruktur energi di Timur Tengah juga terkena dampaknya.Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa serangan terhadap infrastruktur dan fasilitas energi Iran akan dihentikan selama lima hari. Trump menyatakan bahwa AS dan Iran telah terlibat dalam dialog yang produktif untuk membahas isu-isu mereka.
Namun, Iran membantah telah berkomunikasi dengan Amerika Serikat. Iran menuduh Trump berusaha memperpanjang waktu untuk merestrukturisasi kekuatan militer. Iran menegaskan bahwa perangnya melawan AS-Israel akan terus berlanjut.












