Idulfitri 1447 Hijriyah! Perputaran Uang Tembus Rp148 T, Stimulus Pemerintah Jadi Booster

Editor: Shintya
Jumat, 20 Maret 2026 | 21:31 WIB
Idulfitri 1447 Hijriyah! Perputaran Uang Tembus Rp148 T, Stimulus Pemerintah Jadi Booster
Idulfitri 1447 Hijriyah! Perputaran Uang Tembus Rp148 T, Stimulus Pemerintah Jadi Booster (astakom/str-Hayu Yudha Prabowo)

astakom.com, Jakarta - Perputaran uang di momen libur hari besar keagamaan Idulfitri 1447 Hijriyah diperkirakan tembus sampai Rp148 triliun.

Momentum mudik Lebaran 2026 masih menjadi penggerak ekonomi nasional, meskipun jumlah pemudik tahun ini diprediksi menurun tipis dibandingkan tahun lalu, 2025.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, mengatakan survei yang diperoleh dari Kementerian Perhubungan menunjukkan potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total populasi Indonesia.

Angka itu menunjukkan penurunan sekitar 1,75 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, 2025, dengan pemudik yang mencapai 146,4 juta orang.

Meski jumlah pemudik mengalami penurunan, tapi pergerakan ekonomi nasional masih terjaga atau naik.

Perputaran uang dipengaruhi oleh stimulus dari pemerintah

Perputaran uang selama mudik dan Lebaran diperkirakan mencapai Rp148,39 triliun jika setiap keluarga membawa dana rata-rata Rp4,125 juta, naik sekitar 10% dari tahun sebelumnya dan jika rata-rata pengeluaran keluarga mencapai Rp4,5 juta selama libur Lebaran. Bahkan dalam skenario yang lebih baik, nilai tersebut dapat meningkat hingga Rp161,88 triliun.

Sarman juga menjelaskan bahwa besarnya potensi perputaran uang tersebut dipengaruhi oleh program stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah dalam momen libur Lebaran dan Ramadan ini yang beragam.

Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp911,16 miliar untuk program pengurangan tarif di sektor transportasi. Program ini mencakup potongan tarif kereta api, angkutan laut, dan tol hingga 30 persen, serta potongan sekitar 17 sampai 18 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi.

Insentif tambahan selanjutnya, seperti penghapusan tarif jasa kepelabuhanan untuk penyeberangan.

Menjaga daya beli masyarakat

Untuk menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat, pemerintah juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, dan pensiunan dengan total anggaran sekitar Rp65 triliun, meningkat sekitar 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

Tunjangan Hari Raya sektor swasta diperkirakan mencapai Rp124 triliun, dan akan diberikan kepada sekitar 26,5 juta karyawan.

Kebijakan Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online dan kurir, yang diperkirakan mencapai Rp220 miliar untuk sekitar 850 ribu penerima, juga menyumbang lebih banyak perputaran uang. Selain itu, selama periode Lebaran, pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) selama lima hari. Tujuannya adalah untuk mengurangi volume arus mudik dan balik.

Perputaran uang tersebar di berbagai wilayah
Perputaran uang ini diperkirakan tersebar di banyak tempat, terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, serta di wilayah lain seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Orang-orang biasanya menggunakan uang ini untuk transportasi, makan, oleh-oleh, dan pakaian baru, serta untuk kegiatan sosial seperti zakat, sedekah, dan THR.

Meningkatnya aktivitas ekonomi, khususnya di bidang kuliner, kerajinan, dan pariwisata lokal, diperkirakan akan berdampak positif pada sektor UMKM lokal.

Di sisi lain, Bank Indonesia telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp185,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan likuiditas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2026.

Konsumsi rumah tangga meningkat
Sarman memperkirakan bahwa peningkatan konsumsi rumah tangga selama periode Lebaran, yang diproyeksikan meningkat sekitar 10-15 persen, akan menjadi katalisator penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026, yang diharapkan berada di kisaran 5,4 sampai 5,5 persen.

"Dengan rangkaian momentum sejak awal tahun seperti libur Natal dan Tahun Baru, Imlek, hingga Lebaran, kami optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal I dapat mencapai target," kata Sarman.

Gen Z Takeaway
Meski jumlah pemudik Lebaran 2026 diprediksi turun tipis, cash flow libur Idulfitri justru diperkirakan tembus Rp148 triliun. Boost ini datang dari stimulus pemerintah, THR, bonus ojol, sampai diskon transport yang bikin daya beli tetap ke-hold. Efeknya, konsumsi rumah tangga dan geliat UMKM lokal juga diproyeksi ikut naik.

Berita ekonomi Hari Raya Idul Fitri 1447 H Idul Fitri 2026 perputaran uang

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB