Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Iran Nangkep 20 Diduga Mata-mata Israel: Drama Banget!

astakom.com, Jakarta – Iran menangkap total 20 individu di bagian barat laut negara tersebut. Total dua puluh orang tersebut ditangkap karena diduga berkolaborasi dengan Israel lebih dari dua minggu setelah perang di Timur Tengah dimulai.

Mereka dianggap sebagai mata mata pengintai karena mengirimkan informasi krusial kepada pihak musuh Iran.

Penangkapan Massal di Azerbaijan Barat

Melansir dari AFP, pada Senin (16/3/2026), penangkapan tersebut terjadi saat penggerebekan terhadap kelompok yang terhubung dengan Israel di provinsi Azerbaijan Barat.

“Dua puluh orang ditangkap dan ditahan setelah mereka ditemukan mengirimkan detail lokasi militer, penegak hukum, dan keamanan kepada musuh Zionis,” kata kantor berita Fars mengutip jaksa provinsi Hossein Majidi.

Razia Besar-besaran Terhadap Kolaborator

Otoritas Iran telah melaksanakan razia besar-besaran di seluruh daerahnya, dan menangkap ratusan individu dalam beberapa hari terakhir yang diduga berkolaborasi dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Di kawasan timur laut Iran, pihak berwenang juga menangkap 10 orang yang diduga mengumpulkan data mengenai lokasi-lokasi sensitif dan infrastruktur ekonomi.

Berdasarkan pernyataan bagian intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang dirujuk oleh media semi-resmi Tasnim, para tersangka yang terlibat juga diduga membantu misi Israel dengan menyuplai data strategis.

Musuh Zionis (Israel) dan Amerika Serikat berusaha menyerang Iran dan pada saat yang sama mengaktifkan agen serta mata-mata untuk memicu kerusuhan,” demikian pernyataan IRGC.

Teknologi Terlarang: Terminal Starlink

Kantor berita resmi IRNA melaporkan penahanan seseorang yang diduga mengirimkan data ke saluran TV Iran International yang berlokasi di London.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa individu itu menggunakan terminal Starlink, teknologi yang dilarang di Iran.

Iran telah terputus secara digital dari seluruh dunia akibat pemadaman internet total sejak perang Timur Tengah dimulai.

Pemadaman Internet dan Solusi Kreatif Warga

Untuk menghadapi pembatasan tersebut, sejumlah warga Iran beralih ke terminal Starlink milik perusahaan AS SpaceX, yang tersambung ke internet lewat satelit.

Pada bulan Januari, Iran melarang kolaborasi dengan Iran International, menyatakan bahwa saluran tersebut “terkait dengan rezim Zionis”.

Gen Z Takeaway
Privacy is dead and the internet is a battlefield!  Iran lagi mode “Ghost Protocol” alias mutus internet total biar nggak ada info yang bocor. Bahkan nekat pakai Starlink buat update berita aja bisa bikin lo dituduh jadi mata-mata dan diciduk. Ini ngebuktiin kalau di tengah perang, teknologi keren kayak satelit SpaceX pun bisa jadi barang ilegal yang paling dicari intelijen. It’s giving major “1984” dystopia vibes!

Feed Update

Trump Berharap Keterlibatan Negara Lain Amankan Selat Hormuz, Amerika Menyerah?

astakom.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump udah menekan negara-negara lain buat mengirimkan kapal perang guna memastikan Selat Hormuz tetap terbuka untuk...

Netanyahu Masih Hidup? Iran: Kami Kejar Terus!

astakom.com, Jakarta - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran masih berlangsung di Timur Tengah (Timteng). Iran berkomitmen untuk mengejar dan membunuh...

Prabowo: Perang AS-Israel di Iran? Gak Rasional!

astakom.com, Jakarta - Prabowo Subianto, jenderal purnawirawan yang saat ini memimpin negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Ia menyatakan dalam wawancara kepada Bloomberg...

Iran Nolak Pesan Trump: Gencatan Senjata? No Way!

astakom.com, Jakarta - Teheran menolak dua permohonan dari utusan khusus Presiden AS Donald  Trump, Steve Witkoff, yang menginginkan penghentian gencatan senjata. Pemerintah Iran percaya bahwa...

Rusia-China Bentrok Sama AS di DK PBB Demi Bela Iran!!

astakom.com, Jakarta - Amerika Serikat beserta sekutunya berkonflik dengan Rusia dan China di pertemuan Dewan Keamanan PBB ketika membahas Iran, Kamis (12/3/2026). Dalam pernyataan di...

Kapal di Hormuz ‘Menyamar’ Pakai Identitas China Biar Nggak Kena Sasaran!

astakom.com, Jakarta - Beberapa kapal komersial yang melewati Selat Hormuz dan Teluk Persia saat ini menerapkan strategi berbeda untuk menghindari serangan. Mereka mengganti identitas digital...