Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Tak Akan Biarkan Warga Desa Terpencil Kesulitan Akses

Editor: AR Purba
Selasa, 10 Maret 2026 | 15:30 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Tak Akan Biarkan Warga Desa Terpencil Kesulitan Akses

astakom.com, Jakarta — Komitmen pemerintah untuk memperkuat akses infrastruktur hingga ke pelosok desa kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan saat pemerintah meresmikan ratusan jembatan yang dibangun untuk membantu masyarakat di wilayah terpencil dan terdampak bencana.

Dilansir dari astakom.com pada Selasa, (10/3/2026), Presiden Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan yang dibangun di sejumlah wilayah terdampak bencana serta daerah terpencil di Indonesia.

Infrastruktur tersebut berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar dua setengah bulan melalui satuan tugas yang dipimpin Tentara Nasional Indonesia.

Peresmian dilakukan secara virtual pada Senin, (9/3/2026) dengan melibatkan prajurit TNI yang bertugas membangun jembatan di berbagai wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa negara harus hadir hingga ke tingkat desa dan dusun, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

“Saya telah menugaskan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, seorang jenderal bintang 4, memimpin pembangunan jembatan-jembatan. Tidak hanya jembatan besar, tetapi juga yang kecil-kecil. Ini bukti pemerintah hadir di tingkat yang paling kecil sekalipun, di desa dan dusun. Pemerintah Republik Indonesia tidak akan membiarkan rakyatnya dalam kesulitan,” tegas Presiden Prabowo.

Infrastruktur desa juga menjadi prioritas

Presiden menegaskan bahwa pemerintah bersama Kabinet Merah Putih tidak hanya memusatkan pembangunan pada proyek-proyek besar di kota.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur sederhana di desa justru memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat karena langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari warga.

“Mungkin ada yang memandang, yang menyeberangi beberapa puluh meter, sesuatu yang tidak strategis. Pemerintah yang saya pimpin bangga bahwa kita menjawab rakyat kita yang kecil, yang paling jauh, yang paling terpencil,” ujarnya.

Penting bagi keselamatan masyarakat

Di sejumlah daerah terpencil, warga sering kali harus menyeberangi sungai atau jalur berbahaya karena tidak tersedianya jembatan yang layak.

Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh anak-anak yang harus berangkat ke sekolah dengan risiko keselamatan yang tinggi, khususnya saat musim hujan ketika debit air meningkat.

“Sekarang saya tidur lebih lega karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya. Anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah,” kata Presiden Prabowo.

Bukti rakyat menjadi prioritas

Presiden menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung di berbagai daerah merupakan bukti bahwa pemerintah menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Menurutnya, meskipun sebagian jembatan hanya memiliki panjang puluhan meter, keberadaannya sangat penting bagi mobilitas warga serta membuka akses pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi di wilayah terpencil.

Gen Z Takeaway
Infrastruktur kecil seperti jembatan desa bisa membawa perubahan besar. Bagi warga di pelosok, akses yang lebih aman bukan hanya mempermudah aktivitas sehari-hari, tetapi juga membuka peluang pendidikan dan ekonomi yang sebelumnya sulit dijangkau.

218 Jembatan Jembatan Pembangunan Jembatan Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB