Kementerian Kesehatan Iran Said:' Total Korban Tewas Bertambah Jadi 926' !!
astakom.com, Jakarta - Update total korban yang menninggal atas tragedi serangan Iran datang dari Juru bicara Kementerian Kesehatan, Hossein Kermanpour, yang memvalidasi kalau 180 dari mereka yang tewas adalah anak-anak, salah satunya seorang bayi dengan usia satu tahun di Teheran.
Melansir dari TRT World pada Kamis, (5/3/2026) bahwa Kementerian Kesehatan Iran telah menyatakan bahwa total korban meninggal akibat serangan gabungan AS dan Israel di Iran bertambah menjadi 926 orang.
6.186 Orang Terluka dan 502 Operasi Bedah Darurat
Juru bicara Kementerian, Hossein Kermanpour, juga mengungkapkan bahwa 6.186 orang terluka atas serangan yang dilakukan pada 28 Februari lalu serta pada jam 17.00 waktu setempat (1330 GMT) pada (4/3/2026)Pada ungkapan yang diposting pada platform X, Kermanpour menyatakan kalau 2.054 korban luka kini sedang mendapat perawatan di rumah sakit.
Total 3.545 orang lainnya dirawat dan dipulangkan, selain itu, 552 orang mendapatkan perawatan medis di lokasi tragedi.
Ia turut menyatakan kalau sejauh ini 502 operasi bedah secara darurat udah dilaksanakan terhadap para korban luka.
Mayoritas Laki-laki dan Ratusan Anak di Bawah Umur
Berdasarkan pernyataan kementerian, perempuan menyumbang 13 persen dari jumlah korban tewas, maupun laki-laki menyumbang 87 persen.Korban yang tewas paling muda berumur satu tahun di Iran. Korban yang terluka dengan total 301 orang berusia dibawah 18 tahun sementara 39 sisanya berusia kurang dari lima tahun.
Iran Targetkan Pangkalan AS di Teluk
Gempuran besar yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus terusan lanjut dari Sabtu lalu, dan membuat ratusan orang tewas termasuk salah satunya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan beberapa pejabat militer senior.Tak tinggal diam, Iran turut membalas serangan drone serta rudal yang ditujukan kepada Israel dan sejumlah negara Teluk yang jadi lokasi aset militer Amerika Serikat.












