Harga Emas dan Energi Global Naik, Efek Konflik Makin Kerasa?
astakom.com, Jakarta - Setelah sempat terketan, akhirnya harga emas global naik 1% pada perdagangan hari ini, Rabu (4/3/2026).
Dilansir dari Reuters, penguatan harga emas global ini disebabkan oleh meningkatnya situasi ketidakpastian (uncertainty) geopolitik setelah eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Sehingga situasi ketidakpastian pasar ini mendorong investor buat beli emas, dan permintaannya meningkat, terutama emas sebagai aset safe haven atau aset yang lebih 'aman' di tengah risiko geopolitik.
Diketahui, harga emas spot naik 1% menjadi US$5.138,46 per troi ons pada pukul 00.52 GMT.
Padahal kemarin, Selasa (3/3/2026), market sempat panik karena harga logam mulia menukik ke harga tertendah sejak sebelumnya terjun juga pada tanggal 20 Februari 2026.Harga emas dunia sempat anjlok
Berdasarkan data dari Refinitiv, pada perdagangan kemarin, harga emas ditutup di US$ 5086,47 per troy ons atau lebih tepatnya ambruk di angka 4,5%.Lemahnya harga emas global ini akibat tekanan dari dolar AS yang menguat, juga meredanya ekspektasi pemangkasan suku bunga di tengah kekhawatiran inflasi akibat konflik Timur Tengah. Apalagi liat kondisinya kayak sekarang banyak yang cemas kalau konflik ini punya potensi bakal berlangsung lebih lama dari dugaan.
Emas dan energi lagi mahal
Penguatan dolar AS bikin aset yang berdenominasi dolar, salah satunya emas, jadi lebih mahal di mata uang lain.Meski begitu, naiknya risiko geopolitik bikin investor melirik emas sebagai aset lindung nilai.
Selain harga emas yang hari ini menguat 1%, harga energi kayak minyak dan gas juga naik setelah konflik AS, Israel dengan Iran yang bikin ekspor energi dari kawasan Timur Tengah terganggu.
Bahkan sejumlah laporan bilang kalau konflik ini sampai menghentikan ekspor energi dari kawasan itu.
Imbas konflik di Timur Tengah
Apalagi ada laporan kalau kapal dan fasilitas energi juga kena serangan, lalu penutupan jalur pelayaran di Teluk juga memaksa penghentian produksi dari Qatar sampe Irak.Problem itu menyebabkan terganggunya pasokan energi yang memicu tekanan pada pasar saham global berbarengan dengan kepanikan investor terhadap inflasi.
Kenaikan harga emas dan perak
Diketahui, sepanjang tahun ini, emas spot naik 19% karena kena push dari gejolak global, setelah melonjak 64% pada 2025. Lalu, perak menguat lebih dari 16%.Pada perdagangan Rabu, harga perak spot naik 1,4% menjadi US$83,27 per troi ons, setelah sempat merosot lebih dari 8% pada sesi sebelumnya.










