Buka Suara! Dubes Iran Ungkap Alasan Serang Negara Teluk

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Selasa, 3 Maret 2026 | 10:06 WIB
Buka Suara! Dubes Iran Ungkap Alasan Serang Negara Teluk
Buka Suara! Dubes Iran Ungkap Alasan Serang Negara Teluk (Astakom / Kedubes Iran)

astakom.com, Jakarta - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa serangan rudal Iran terhadap negara-negara di Teluk adalah balasan atas penggunaan wilayah tersebut sebagai pangkalan militer Amerika Serikat.

"Kami tidak pernah melakukan aksi. Aksi yang pertama kali dilakukan oleh negara negara yang berada di kawasan Teluk Persia dan wilayah Timur Tengah. Mereka memberikan wilayahnya kepada Amerika Serikat untuk membangun basis militer dan mulai melakukan penyerangan dari sana,” ucap Dubes Boroujerdi, dikutip oleh astakom pada Selasa, (3/2/2026).

Negara Teluk Jadi "Pangkalan" Militer Amerika

Ia juga mengatakan bahwa Iran hanya menargetkan basis militer yang berada di wilayah itu.

“Kami memberikan reaksi terhadap basis militer yang berada di wilayah Teluk Persia,” ujar Dubes Boroujerdi.

Perang antara Iran dan aliansi AS-Israel meletus pada hari Sabtu lalu setelah serangan udara besar dilancarkan ke pusat Kota Teheran.

Gugurnya Pemimpin Tertinggi hingga Hujan Rudal Balasan

Operasi militer yang dilakukan bersama tersebut langsung merusak sistem pemerintahan Iran, dengan mengakibatkan kematian beberapa tokoh penting, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai respons atas serangan itu, Iran dikabarkan melempar rudal yang dapat mencapai wilayah Israel dan beberapa negara di Teluk, termasuk fasilitas yang disebut terkait dengan militer AS.

Arab Saudi: Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Kedaulatan Nyata
Namun, tindakan Iran itu menimbulkan kritikan tajam dari Arab Saudi.

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan pada hari Sabtu lalu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyebut tindakan Iran sebagai "agresi yang jelas terlihat" dan "pelanggaran yang nyata terhadap kedaulatan" negara-negara di Teluk.

Arab Saudi mengingatkan bahwa melanggar kedaulatan negara dan prinsip hukum internasional akan ada konsekuensi yang serius, serta meminta masyarakat internasional untuk mengambil tindakan tegas terhadap tindakan Iran yang dianggap mengganggu keamanan dan stabilitas daerah tersebut.

Korban Tewas di Iran Tembus 555 Orang
Pada Senin kemarin, Bulan Sabit Merah Iran mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan udara AS-Israel sejak hari Sabtu lalu sudah mencapai 555 orang. Menurut pernyataan yang diberitakan oleh Fars News Agency, setidaknya 131 area permukiman di berbagai daerah di Iran menjadi target serangan.
Gen Z Takeaway
​The blame game is getting intense! Iran ngerasa mereka cuma "balas dendam" karena negara tetangganya kasih izin AS buat bangun base militer di sana. Tapi di sisi lain, Arab Saudi dan UEA ngerasa kedaulatan mereka diinjak-injak sama rudal Iran. Yang paling ngeri, angka korban jiwa sudah tembus 500-an orang dalam waktu singkat. Intinya, Timur Tengah sekarang lagi ada di titik chaos di mana semua pihak punya alasan masing-masing buat menyerang. Buat kita, ini sinyal kalau konflik ini nggak bakal kelar cuma dengan jabat tangan, karena dendamnya sudah menyentuh kedaulatan negara. Stay aware, things are getting real messy!

AS Serang Iran Berita Timur Tengah Terbaru. iran israel Update Konflik Timur Tengah 2026.

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB