Breaking! Israel Retas Kamera Lalu Lintas Iran dan Lacak Ponsel Demi Bunuh Khamenei, Lalu Dibom!!!

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Selasa, 3 Maret 2026 | 22:47 WIB
Breaking! Israel Retas Kamera Lalu Lintas Iran dan Lacak Ponsel Demi Bunuh Khamenei, Lalu Dibom!!!
Breaking! Israel Retas Kamera Lalu Lintas Iran dan Lacak Ponsel Demi Bunuh Khamenei, Lalu Dibom!!! (astakom / Ilustrasi Gemini pemimpin Iran)

astakom.com, Jakarta - Israel ternyata menghabiskan waktunya selama bertahun-tahun tahun cuma buat meremas kamera lalu lintas Teheran dan nembus jaringan telepon seluler ponsel buat mantau gerak geriknya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan para pengawalnya sebelum dibunuh.

Hampir seluruh kamera lalu lintas di Teheran udah diretas selama bertahun tahun, dengan rekaman yang dienkripsi dan dikirim ke server di Tel Aviv dan Israel Selatan, menurut dua orang yang mengetahui masalah ini.

Mata di Langit Teheran: Skandal Peretasan CCTV Selama Bertahun-tahun

Salah satu sumber menyatakan bahwa satu posisi kamera terbukti sangat membantu dalam mengidentifikasi lokasi pengawal memarkir kendaraan pribadi mereka dan memberikan informasi mengenai kebiasaan di dalam kompleks sekitar Jalan Pasteur.

Algoritma kompleks dipakai untuk menambah informasi dalam berkas-berkas mengenai anggota pengawal keamanan Khamenei, mencakup alamat, jam kerja, rute ke tempat kerja, dan pejabat yang mereka harus lindungi, menyusun apa yang disebut sebagai "pola hidup" oleh petugas intelijen.

Laporan Financial Times menyebutkan bahwa Israel juga mengacaukan komponen dari sekitar dua belas menara telepon seluler di dekat Jalan Pasteur, sehingga telepon terlihat sibuk saat dihubungi dan menghalangi anggota pengawal Khamenei menerima kemungkinan peringatan.

Ketika Data Digital Berubah Jadi Target Kematian
Seorang pejabat intelijen Israel yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan kepada surat kabar bahwa jauh sebelum serangan itu, "kami mengenal Teheran seperti kami mengenal Yerusalem," menggambarkan "gambaran intelijen" yang komprehensif yang dibangun melalui pengumpulan data yang melibatkan Unit 8200 unit intelijen sinyal yang direkrut oleh Mossad dan analisis oleh intelijen militer.

Israel juga memanfaatkan teknik matematika yang dikenal sebagai analisis jaringan sosial untuk menyaring miliaran titik data dan menemukan pusat pengambilan keputusan serta target baru, menurut sumber yang mengetahui penerapannya kepada Financial Times.

Keduanya yang paham situasi ini menyatakan bahwa intelijen Israel menggunakan intelijen sinyal, termasuk kamera lalu lintas yang diretas dan jaringan ponsel yang ditembus, untuk memastikan bahwa Khamenei dan para pejabat tinggi berada di kompleks tersebut pada pagi hari serangan berlangsung.

Berdasarkan laporan itu, pihak Amerika memiliki sumber daya manusia lain yang memberikan konfirmasi.

"Kami membidik mata mereka terlebih dahulu," tulis Financial Times, mengutip seorang pejabat intelijen.

Taktik 'Ghost': Sabotase Menara Seluler dan Rudal Sniper 'Sparrow'
Sama seperti perang Juni lalu, pilot Israel kembali mengandalkan rudal 'Sparrow' yang legendaris. Senjata ini punya akurasi gila, bisa menghantam target sekecil meja makan meski ditembakkan dari jarak 1.000 km. Hebatnya lagi, rudal ini dilepaskan jauh di luar jangkauan radar dan sistem pertahanan udara Iran, membuat serangan ini hampir mustahil dicegah.

Pembunuhan Khamenei merupakan keputusan politik, bukan sekadar kemajuan teknologi, menurut laporan dari surat kabar tersebut.

Gen Z Takeaway
​Your privacy is literally a weapon now. Operasi pembunuhan Khamenei ini ngebuktiin kalau di zaman sekarang, perang itu dimenangin lewat data mining dan hacking. Israel nggak perlu masuk ke wilayah Iran, mereka cukup "ngintip" lewat CCTV yang diretas dan HP yang disadap. It’s scary AF karena artinya infrastruktur sipil bisa disalahgunakan jadi alat intelijen buat ngunci target dari jarak ribuan kilometer. The internet of things just became the internet of war.

AS Serang Iran iran israel Keamanan Timur Tengah 2026 Update Konflik Timur Tengah 2026.

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB