All England 2026: Leo/Bagas Disingkirkan Wakil Chinese Taipei

Editor: A Cuwantoro
Selasa, 3 Maret 2026 | 21:23 WIB
All England 2026: Leo/Bagas Disingkirkan Wakil Chinese Taipei
Leo/Bagas kalah dua set langsung dari wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 13–21dan 19–21. (Foto: PBSI).

astakom.com, Jakarta — Langkah salah satu andalan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, langsung terhenti di babak 32 besar Yonex All England Open 2026 setelah tampil kurang optimal di partai pembuka yang digelar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris Selasa (3/3).

Hasil ini sekaligus mengejutkan penggemar bulu tangkis Indonesia mengingat pada edisi sebelumnya mereka melaju jauh hingga final di turnamen yang sama.

Bertemu wakil Chinese Taipei, pasangan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, Leo/Bagas kesulitan sejak gim pertama berlangsung. Mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 13–21, karena tak mampu membaca agresivitas awal permainan rivalnya.

Meski pada gim kedua sempat memperbaiki ritme dan mencetak poin demi poin, kerapnya kesalahan sendiri dan eksekusi krusial yang belum maksimal membuat mereka masih kalah 19–21, sehingga pertandingan ditutup dua gim langsung untuk wakil Taiwan.

Dikutip dari laman PBSI, usai laga, Leo mengakui bahwa lawan tampil jauh lebih siap dan agresif daripada yang diperkirakan, berbeda dengan pertemuan mereka di beberapa turnamen sebelumnya.

“Kami kalah start dari awal dan lawan tahu persis cara mainnya hari ini,” ungkapnya usai pertandingan, Selasa (3/3).

Sementara Bagas menyebut persiapan melalui video analisanya belum sepenuhnya sesuai realita pertandingan di lapangan, meski di gim kedua momentum sempat berpihak pada mereka.

Kekalahan ini sekaligus menjadi pengingat tajam bahwa All England menyajikan tantangan kelas berat sejak fase paling awal. Celah kecil dalam pola permainan dan konsistensi masih bisa berujung langkah kompetitif terhenti lebih cepat dari harapan.

Bagi Leo/Bagas, hasil ini tentu mengecewakan setelah pencapaian impresif di All England 2025 yang membawa mereka ke final. Namun, petualangan musim ini belum berakhir dan mereka dipastikan akan kembali menatap turnamen–turnamen besar lainnya dengan evaluasi dari pengalaman berharga di Birmingham.

Gen Z Takeaway

Kadang ekspektasi tinggi nggak selalu sejalan sama hasil di lapangan. Leo/Bagas harus angkat koper lebih cepat di All England 2026, tapi ini bukan akhir cerita. Di level Super 1000, lengah sedikit aja bisa langsung kena mental. Justru momen kayak gini yang bikin naik level, evaluasi, reset, terus comeback lebih ganas di turnamen berikutnya. Stay percaya proses, bukan cuma hasil.

All England 2026 Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan Leo/Bagas

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB