Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

Buka Puasa Penuh Keakraban, Prabowo dan MBZ Perkuat Ikatan RI–UEA

astakom.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjalani agenda diplomatik bernuansa Ramadan dengan berbuka puasa bersama Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026) waktu setempat.

Pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang penguatan komitmen bilateral di momen 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Suasana pertemuan berlangsung hangat di kompleks istana dengan latar taman terbuka dan cahaya senja Abu Dhabi. Momentum ini juga dibagikan langsung oleh Presiden Prabowo melalui akun Instagram pribadinya.

Momentum untuk mempererat persahabatan dan kerja sama strategis

Dalam unggahannya, Presiden Prabowo menekankan makna kebersamaan di bulan suci Ramadan sekaligus arah hubungan kedua negara ke depan.

“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, saya berkesempatan berbuka puasa bersama Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Mohamed bin Zayed Al Nahyan,” ujar Prabowo dikutip dari media pada Jumat, (27/2/2026).

“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat persahabatan serta memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan UEA bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa.” Tambahnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hubungan RI–UEA tidak berhenti pada simbol diplomatik, melainkan diarahkan pada kerja sama konkret yang berdampak langsung pada masyarakat.

Dialog terbuka hingga pertemuan empat mata

Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden, selepas buka puasa kedua kepala negara melangsungkan pertemuan bilateral yang dihadiri delegasi masing-masing. Formasi duduk melingkar menciptakan suasana dialog yang setara dan terbuka.

Agenda kemudian berlanjut pada pertemuan empat mata (tête-à-tête) antara Prabowo dan MBZ. Percakapan tersebut mencerminkan kedekatan personal sekaligus keseriusan kedua pemimpin dalam memperkuat kolaborasi di berbagai bidang strategis.

Sejumlah sektor yang selama ini menjadi fokus kemitraan Indonesia–UEA antara lain investasi, energi, infrastruktur, serta potensi kerja sama industri pertahanan dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.

50 Tahun hubungan diplomatik, babak penguatan kolaborasi

Tahun 2026 menandai setengah abad hubungan diplomatik Indonesia dan UEA sejak resmi terjalin pada 1976.

Dalam lima dekade terakhir, UEA berkembang menjadi salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Timur Tengah, terutama dalam kerja sama investasi dan pembangunan proyek strategis.

Kunjungan ini dipandang sebagai langkah konsolidasi hubungan jangka panjang yang lebih terarah dan saling menguntungkan. Kehadiran jajaran pejabat kunci dari kedua negara mempertegas bobot pembahasan yang dilakukan.

Presiden Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha, serta Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit P. Santosa.

Gen Z Takeaway
Diplomasi hari ini bukan hanya soal protokol kenegaraan, tetapi bagaimana membangun trust dan kesinambungan kerja sama. Di usia 50 tahun hubungan RI–UEA, arah kolaborasi yang makin strategis membuka peluang investasi, pengembangan energi, hingga industri masa depan—yang pada akhirnya berdampak pada lapangan kerja dan ruang tumbuh generasi muda Indonesia.

Feed Update

Korlantas Polri Catat 459 Ribu Kendaraan telah Keluar dari Jakarta

astakom.com, Jakarta — Memasuki momen mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut sebanyak 459.570 kendaraan telah keluar dari Jakarta. Laporan ini disampaikan Korlantas...

Momen Bahlil Bercanda Nyeletuk ‘Uang Terus’ saat Amran Ajukan Pinjaman ke Purbaya

astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas...

Presiden Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Bangsa, Bukan Pengusaha

astakom.com, Jakarta — Membahas mengenai kekayaan alam, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh kekayaan alam atau sumber daya alam (SDA) di Indonesia adalah...

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...

Perempuan Gerindra Gelar Santunan Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

astakom.com, Jakarta – Jumat berkah. Begitulah gambaran suasana hangat dan penuh kebersamaan yang terpancar di Kantor DPP Partai Gerindra pada Jumat sore (13/3/2026). Momen hangat...

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...