162 Ribu Visa Haji Sudah Beres, Kemenhaj Targetkan Semua Rampung Awal Maret!
astakom.com, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mempercepat proses pengurusan visa untuk jemaah haji Indonesia.
Sampai saat ini, total 162.000 dokumen telah selesai diproses, sementara sekitar 40.000 dokumen masih dalam tahap akhir penyelesaian.
Tim Khusus Kemenhaj Lembur Demi Visa Jemaah
Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, mengatakan kalau tim visa yang terdapat dari 85 orang bekerja keras terus menerus untuk memastikan semua berkas selesai tepat waktu."Kami bekerja selama 24 jam penuh untuk memproses dokumen dan visa. Sejauh ini, sekitar 162.000 jemaah telah diproses, dengan sekitar 40.000 jemaah yang masih tersisa. Adapun visa yang sudah dicetak, jumlahnya telah mencapai 57.000,” ucap Ian dikutip oleh astakom pada Jumat, (27/2/2026).
Kendala Teknis & 'Drama' Mutasi: Tantangan di Balik Layar
Ian mengatakan kalau proses ini gak berjalan dengan mulus tanpa ada hambatan. Tantangan teknis utama adalah menghubungkan sistem dengan pihak otoritas Arab Saudi, serta memperpackan layanan, terutama dalam hal penginapan dan penempatan kamar untuk para jemaah haji."Tantangan utamanya adalah konektivitas teknis dengan Arab Saudi dan sinkronisasi paket layanan, karena ini sangat penting untuk memastikan akomodasi terjamin bagi para jemaah haji selama mereka berada di sana," ucapnya.
Gak hanya itu. permintaan "mutasi" alias untuk berpindah dari satu kelompok penerbangan ke kelompok lainnya oleh jemaah haji juga dicatat sebagai salah satu faktor.
Tapi, Ian menyebutkan bahwa kantornya sudah membatasi perpindahan tersebut selama dua minggu terakhir untuk mempertahankan stabilitas komposisi kelompok yang sudah ditentukan.
Target Awal Maret: Finish Sebelum Libur Idul Fitri!
Ia berencana agar seluruh proses visa selesai pada awal Maret, atau setidaknya seminggu sebelum liburan Idul Fitri."Menurut jadwal kami, kami berharap semuanya akan beres pada awal Maret. Bahkan, jika pengemasan layanan di Arab Saudi berjalan cepat, kami optimis dapat diselesaikan pada akhir Februari ini," ucap Ian.
Tim Tetap Semangat Meski Ramadan Tiba
Ian mengatakan bahwa proses pengurusan visa yang jatuh pada bulan suci Ramadan tidak menghambat kerja tim."Anggota tim sebenarnya senang. Biasanya, setelah Qiyamul Lail (salat malam), mereka langsung melanjutkan pekerjaan hingga sahur. Saya tetap bersama mereka untuk memastikan semuanya berjalan lancar," ujar Ian dengan nada percaya diri.











