KPK bakal Kulik Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag, Ini Kronologi Awalnya
astakom.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami dugaan gratifikasi yang menyeret Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar terkait penggunaan jet pribadi yang difasilitasi Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyampaikan bahwa langkah pendalaman ini dilakukan dengan merujuk pada berbagai informasi yang sudah beredar di media massa.
"Nah masalah proses itu kemudian ditindaklanjuti atau tidak, ya nanti kami pertama open source dulu, dari media dulu," ujar Setyo di Gedung KPK, kemarin (19/2/2026).
KPK juga mendalami apakah pemberian pesawat jet pribadi berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan atau penyelewengan jabatan.
Informasi tersebut masih dihimpun
Setyo menegaskan bahwa perlu menghimpun informasi secara lengkap sehingga tidak bisa langsung menjustifikasi bahwa tindakan Menag masuk ke ranah gratifikasi.
"Apakah versi itu kemudian nanti dilihat dulu, kita pastikan dulu apakah ada sisi-sisi yang kemudian berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan jabatannya,” ujarnya
“Kami nggak mungkin bisa serta-merta langsung menjustifikasi bahwa itu salah, tapi kami melalui proses," tambahnya.
Imbauan agar melaporkan jet pribadi tersebut
Dia mengimbau kepada Menag untuk segera melaporkan pemberian fasilitas jet pribadi ke Kedeputian Pencegahan dan Monitoring.
"Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespon, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang, tanpa harus dipanggil, kemudian datang ke Kedeputian Pencegahan dan Monitoring, di sana ada Direktorat Gratifikasi menyampaikan, menjelaskan tentang yang sedang berkembang, isu-isu yang sedang berkembang di luar," tandasnya.
Kronologi awal informasi beredar
Sebelumnya, pada 16 Februari 2026, ramai di media sosial X mengenai kunjungan Menteri Agama dengan menggunakan jet pribadi.
Pada tanggal yang sama, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menjelaskan Menag menggunakan jet pribadi saat mengunjungi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, yakni pada Minggu (15/2/2026).
Lebih lanjut Thobib menjelaskan jet pribadi tersebut merupakan milik tokoh nasional Oesman Sapta Odang yang meminjamkannya untuk Menag dengan alasan efisiensi waktu.
"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO (juga) yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," ujar Thobib dalam keterangan resmi pada laman Kemenag, Senin (16/2/2026).











