Cuan! Berkah Imlek 2026: Pengrajin Barongsai Kebanjiran Orderan Sampai 9 Unit!
astakom.com, Jakarta - Pengrajin Barongsai dan naga liang liong, Yulius Setiawan dari Desa Karang Tanjung, Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur kebanjiran orderan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili besok Selasa (17/2/2026).
Yulius lagi memuntaskan pesanan barongsai buat segera dikirim ke pelanggan. Dalam setiap pesanan yang dia buat, dirinya memastikan karyanya dalam kondisi terbaik, terutama di bagian detail kepala naga liang liong yang punya ornamen rumit.
Menurut Yulius permintaan tahun ini lebih banyak dibandingkan pesanan tahun lalu.
"Imlek tahun lalu terjual tiga barongsai dan satu naga. Tahun ini pesanan meningkat, sudah enam barongsai dan tiga naga yang terjual," kata Yulius kepada media, dikutip oleh Astakom (15/2/2026).Proses pembuatan naga liang liong
Yulius merasa kalau proses membuat naga liang liong punya tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan barongsai. Buat menyelesaikan satu unit naga yang panjangnya 18 meter, memakan waktu sekitar 2 bulan. Sedangkan, bbuat bikin satu unit barongsai umumnya selesai dalam waktu satu bulan.Kesulitan yang paling terasa adalah saat bikin bagian kepala naga, terutama saat pemasangan detail hiasan.
Untuk berat kepala naga buatannya harus berbobot minimal 2,5 kilogram buat penuhi standar internasional.
Harga barongsai dan naga liang liong mulai dari 4 jutaan
Bahan-bahan yang dipakai berasal dari bahan lokal seperti kerangka rotan, kertas, lem, dan cat pewarna.Adapun aksesoris tambahan seperti mata, bulu domba warna-warni, bola hidung, dan pompom masih didatangkan dari luar negeri.
Produk barongsai dan naga liang liong ini dibanderol dengan harga antara Rp4 juta sampai Rp6 juta per unit, tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitan desain.
Lonjakan pesanan tahun ini jadi berkah Imlek tahun ini
Selain bikin alat peraga, Yulius juga aktif dalam upaya pelestarian seni barongsai di Indonesia. Dia mendirikan komunitas Barongsai Dharma Bhakti yang sekarang membina sekitar 60 anggota dari kalangan pelajar dan remaja.Lonjakan pesanan menjelang Imlek 2026 jadi berkah buat para pelaku industri kreatif di sektor ini sekaligus nujukkin antusiasme masyarakat dalam merayakan tradisi Tahun Baru Imlek.









