Wuih Collaboration Goals! Indo - Jerman Punya Kapal Riset KRI Canopus 936 Guna Perkuat TNI AL
astakom.com, Jakarta - Wuih kabar membanggakan nih, Indonesia secara sah memperkuat di sektor maritim lewat adanya kapal riset tercanggih namanya KRI Canopus- 936.
Kapal riset yang amazing dan canggih ini baru banget dirilis dan diserah terimakan Kamis kemarin langsung di galangan Abeking & Rasmussen, Bremen, Jerman.
Kapal ini memiliki Bantu Hidro- Oseanografi (BHO) berteknologi canggih yang high class dan jadi ikon real atas modernisasi pertahanan Indonesia plus juga menjaga pilar penting kerjasama strategis Indonesia- Jerman, dikutip oleh astakom pada Jumat, (13/2/2026).
Kapal Riset yang Punya Kedalaman 11.000 meter
KRI Canopus - 936 punya kemampuan riset kelautan yang mutakhir yang ternyata sebelumnya Indonesia gak punya.Berkat teknologi sensor bawah laut yang canggih ini, kapal ini bisa menggambarkan dasar laut hingga kedalaman 11.000 meter, menerobos sampe paling dalem samudera.
Selain itu, kapal ini juga disertai dengan perlengkapan Autonomous Underwater Vehicle AUV dan Remotely Operated Vehicle (ROV) buat misi penyatuan data di lingkungan extreme yang paling susah diakses manusia.
Kapal yang Bisa Dimonitor Sampe 60 Hari Nonstop
Sebagai tambahan, selain berbasis kapal riset, kapal tersebut memiliki panjang 105 meter dan dapat dipakai buat operasi dari jarak jauh dan dan bisa bergerak mencapai 60 hari tanpa hentiMenariknya, kapal ini bisa dijadikan aset strategis buat ngejaga keamanan navigasi negara, perlindungan buat lingkungan laut, sampai men-support strategi pertahanan di dalam Wilayah Zona Ekonomi Ekslusif ZEE Indonesia.
Bukan Cuma Perkuat TNI AL
Duta Besar RI untuk Jerman, Abdul Kadir Jailani menyatakan kalau KRI Canopus- 936 gak hanya kapal riset biasa, tapi juga pusat dari integrasi data kelautan nasional yang bakalan bisa memperkokoh posisi Indonesia selaku negara maritim yang paling besar."KRI Canopus-936 adalah lompatan besar bagi Indonesia. Kapal ini bukan hanya memperkuat kapasitas TNI AL, tetapi juga membuka era baru kemandirian data kelautan Indonesia. Kolaborasi Indonesia–Jerman dalam proyek ini menunjukkan bahwa kemitraan strategis dapat menghasilkan inovasi nyata bagi keamanan dan masa depan bangsa,” ucap Dubes Abdul Kadir Jailani.
Pembangunan kapal ini berjalan selama 36 bulan lewat kolaborasi kuat antara PT Palindo Marine Indonesia dan Abeking , Rasmussen Jerman.
Hal ini, gak cuma menjadikan proyek ini memberikan output kapal berteknologi tinggi, tapi juga menjamin terjadinya transfer teknologi tinggi yang memperkokoh kemandirian industri perkapalan nasional.
Nilai Strategis KRI Canopus Bikin Jaga Pertahanan
Nilai strategis KRI Canopus -936 antara lain :- Peneguhan kapasitas dan kesiapan pertahanan TNI AL
- Kenaikan kemandirian industri pertahanan lewat alih teknologi dan peningkatan daya tampung SDM.
- Kedalaman kolaborasi strategis Indonesia Jerman di sektor maritim dan teknologi
Nilai strategis ini yang tinggi dan mencerminkan dari keberadaan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut RI dalam upacara serah terima, diringi jajaran Kementerian Pertahanan RI, serta perwakilan tinggi Angkatan Laut dan Badan Hidrografi Jerman.
KRI Canopus- 936 saat ini udah ready buat memperkokoh kemampuan Indonesia untuk memahami, menjaga dan mengelola ruang laut nya secara mandiri.
Hal ini jadi langkah urgent buat masa depan maritim Indonesia- Jerman lebih kokoh dan berdaulat.












