astakom.com, Jakarta — PT PLN (Persero) ULP Blangkejeren di bawah UP3 Langsa, UID Aceh, memastikan listrik di Kabupaten Gayo Lues sudah pulih total usai banjir dan longsor, dengan progres pemulihan tembus 100 persen.
“Semua desa yang dilayani oleh jaringan PLN sudah menyala keseluruhan,” ujar Manajer ULP Blangkejeren Isnan Ananda saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).
Isnan menegaskan setelah banjir, PLN sudah menuntaskan pemulihan listrik di sekitar 75 desa yang terhubung jaringan PLN. Sementara itu, kondisi desa yang masih mengandalkan layanan PLTMH milik pemda belum bisa dipastikan.
“Benar (sudah 100 persen) untuk desa-desa yang dilayani dari jaringan PLN. Karena ada juga desa-desa yang dilayani dari PLTMH milik Pemda,” ujar Isnan.
Kendala proses pemulihan kelistrikan
Kerusakan kelistrikan di Gayo Lues pascabencana lebih kepada banyaknya tiang yang patah, serta kerusakan pada jaringannya, sehingga proses pemulihan difokuskan pada masalah tersebut, dan telah diselesaikan pada Minggu (8/2/2026), katanya.
“Kerusakan menyebar di beberapa kecamatan, kebanyakan tiang tumbang, sama jaringan kita juga banyak yang rusak. Kita lakukan recovery kerusakan tersebut,” katanya.
Ia menuturkan, proses pemulihan sebelumnya terkendala akses jalan banyak terputus di awal bencana, sehingga mobilitas material hingga personel yang melakukan perbaikan terhambat.
“Kemudian berangsur ada pemulihan jalan, sehingga perbaikan terus dilakukan seiring perbaikan infrastruktur jalan terus membaik,” ujar dia.
Petugas tetap bersiaga terhadap gangguan
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan, meskipun proses pemulihan kelistrikan di Gayo Lues sudah selesai, petugas selalu bersiaga jika nantinya terjadinya gangguan layanan untuk masyarakat.
“Petugas kita tetap standby disini, siaga pasti, tidak mesti bencana, termasuk dalam kondisi normal, kita terus siaga untuk menjaga kehandalan jaringan kelistrikan di Gayo Lues,” kata Isnan Ananda.

