Gagasan Prabowo ‘Gentengnisasi’, Bagian dari Visi Besar Perkuat Sektor Pariwisata

Editor: Alfian Tegar
Rabu, 4 Februari 2026 | 19:20 WIB
Gagasan Prabowo ‘Gentengnisasi’, Bagian dari Visi Besar Perkuat Sektor Pariwisata
[Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa gagasan “gentengnisasi” yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto bukan kebijakan terpisah, melainkan bagian dari arah besar pemerintah dalam memperkuat sektor pariwisata lewat penataan lingkungan dan tata kota.

Ia menjelaskan, Presiden menempatkan pariwisata sebagai sektor strategis yang perlu terus dikembangkan, dengan kebersihan serta keindahan lingkungan sebagai faktor utama pendukungnya.

“Jadi pertama begini, semangatnya adalah kalau kita lihat secara utuh kan pertama Bapak Presiden berpendapat bahwa salah satu yang harus kita dorong adalah sektor pariwisata,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, kemarin (3/2/2026).

Perhatian khusus pada aspek kebersihan

Dalam konteks tersebut, Mensesneg menyampaikan, Presiden memberikan perhatian khusus pada berbagai aspek kebersihan dan keindahan lingkungan yang selama ini masih menjadi tantangan di banyak daerah.

“Nah, di situ ada beberapa hal yang menjadi atensi beliau dalam hal keindahan, dalam hal kebersihan diantaranya adalah masalah penggunaan atap yang berbahan seng, termasuk yang berikutnya misalnya berkenaan dengan masalah sampah,” imbuhnya.

Prasetyo menuturkan, arah kebijakan tersebut telah disampaikan Presiden secara utuh dalam berbagai forum, termasuk dalam pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Ajakan Prabowo untuk perbaiki kualitas lingkungan

Ia menegaskan, inti dari gerakan tersebut merupakan ajakan Presiden kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperbaiki kualitas lingkungan.

“Beliau sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan menggugah kita semua untuk mari kita menjadikan lingkungan kita itu jauh lebih bersih, jauh lebih rapi, jauh lebih indah,” ungkap Prasetyo.

Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan daya tarik wisata yang lebih kuat, khususnya bagi wisatawan mancanegara. Prasetyo kembali menegaskan bahwa gentengnisasi hanyalah salah satu bagian kecil dari agenda besar penataan lingkungan secara menyeluruh.

“Jadi bukan sekedar masalah Gentenisasi. Termasuk papan reklame, baliho-baliho, kemudian kabel-kabel yang mau disadari atau tidak disadari bahwa itulah yang kita hadapi sekarang,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kota agar kawasan perkotaan kembali tertata, indah, dan nyaman.

Skema pelaksanaan Gentengnisasi

Terkait skema pelaksanaan, termasuk pendanaan dan teknis penggantian atap, Prasetyo menyampaikan bahwa pemerintah masih melakukan pembahasan lintas kementerian.

“Teknis sedang didiskusikan dengan beberapa lintas kementerian, sebenarnya ini juga bukan baru kemarin di forum rakornas tersebut Bapak Presiden menyampaikan karena dalam pertemuan-pertemuan informal, ini sudah didiskusikan beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan bahwa sejumlah kementerian telah diberikan tugas untuk menyiapkan solusi teknis guna mendukung implementasi program tersebut.

“Dan Beberapa Kementerian sudah diberi tugas misalnya bagaimana kita bisa menemukan penemuan2 atau teknologi-teknologi alat-alat untuk mencetak Gentengnya, manakala kita membutuhkan produksi Genteng dalam jumlah yang besar minta waktu sebentar dulu untuk di detailkan teknisnya,” tutupnya.

Gen Z Takeaway
“Gentengnisasi” bukan kebijakan dadakan, tapi bagian visi besar Prabowo mendorong pariwisata lewat penataan lingkungan dan tata kota. Fokusnya ke hal basic krusial seperti kebersihan, estetika atap, sampah, sampai kabel dan baliho semrawut. Intinya, pemerintah ngajak semua pihak bikin lingkungan lebih rapi, teknis dan pendanaannya masih dimatangkan lintas kementerian.

Dampak di Sektor Pariwisata Gentengnisasi Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto Rapimnas sektor pariwisata

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB