Selain Reshuffle Kabinet, Prabowo bakal Lantik Anggota DEN dan BP3R Hari Ini
astakom.com, Jakarta — Selain reshuffle kabinet, Presiden RI Prabowo Subianto juga dikabarkan akan melantik anggota Dewan Energi Nasional (DEN) hari ini, Rabu (28/1/2026).
Anggota DEN yang akan dilantik oleh Presiden Prabowo sudah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada November 2025 lalu.
Anggota DEN yang disetujui DPR ada delapan, di antaranya Johni Jonatan Numberi, Mohammad Fadhil Hasan, Satya Widya Yudha, Sripeni Inten Cahyani, Unggul Priyanto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Kholid Syeirazi, dan Surono.
Delapan calon anggota DEN itu terpilih setelah mereka melewati proses uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR RI.
Prabowo juga lantik BP3R
Selain anggota DEN, Prabowo juga diagendakan melantik anggota Badan Percepatan Pembangunan Perumahan Rakyat (BP3R).
Badan ini merupakan pengganti Badan Percepatan Pembangunan Perumahan (BP3) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 tahun 2021.
Rencana pembentukan BP3R pertama kali disampaikan oleh Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta (30/12/2025) lalu.
Fahri menjelaskan, Presiden Prabowo menghendaki adanya satu lembaga khusus yang secara spesifik menangani hambatan utama dalam pembangunan perumahan, terutama yang berkaitan dengan persoalan lahan, perizinan, dan pembiayaan.
"Intinya adalah memang harus ada lembaga nanti yang mengambil alih persoalan tanah, pengadaan lahan, kemudian mengambil alih persoalan perizinan, juga mengambil alih persoalan pembiayaan serta manajemen dari hunian yang berbasis kepada hunian sosial," ujar Fahri.
Pembangunan perumahan rakyat skala besar
Menurut Fahri Menurut dia, pembangunan dan renovasi perumahan rakyat ke depan akan dilakukan dalam skala yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Oleh karena itu, dibutuhkan lembaga dengan kewenangan serta kapasitas yang memadai agar proses di lapangan dapat berjalan lebih cepat.
Fahri menyebutkan, Prabowo ingin adanya percepatan pembangunan dan renovasi hunian secara masif sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat luas.











