Tarif Trump Ancam Naik Korsel 25%, Habis Manis Sepah Dibuang
astakom.com, WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana kenaikan tarif impor terhadap sejumlah produk Korea Selatan dari 15% menjadi 25%, menyasar antara lain mobil, kayu (lumber), dan farmasi. Trump menyebut langkah itu dipicu tertahannya pengesahan kesepakatan dagang/investasi di parlemen Korea Selatan.
Dalam unggahan di Truth Social, Trump menilai parlemen Korea Selatan tidak menjalankan kesepakatan yang sebelumnya dibicarakan kedua negara.
Trump mengaitkan kenaikan tarif dengan kesepakatan investasi besar yang dilaporkan bernilai US$350 miliar dan telah disepakati pada Juli 2025, yang menurut laporan Reuters dijanjikan akan membawa penurunan tarif AS sebagai imbal balik. Namun hingga kini, proses legislasi di Seoul belum tuntas.
Sejumlah laporan juga mencatat, sampai Selasa (27/1) belum ada perintah eksekutif yang membuat tarif baru itu otomatis berlaku, meski pernyataan Trump sudah mengguncang pasar dan memicu respons darurat di Seoul.
Pemerintah Korea Selatan menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi terkait perubahan tarif, dan menyatakan akan menempuh konsultasi bilateral dengan Washington.
Dampaknya langsung terasa di pasar saham sejumlah emiten otomotif Korea Selatan sempat melemah tajam sebelum berbalik pulih, sementara nilai tukar won bergerak fluktuatif.
GenZTakeAway Kalau deal nya belum disahkan, sekutu pun bisa kena tarif. Intinya politik dalam negeri (parlemen) bisa bikin harga ekspor langsung diguncang.












