astakom.com, JAKARTA — Pemesanan penerbangan menuju Amerika Utara jelang Piala Dunia 2026 dilaporkan melonjak sejak jadwal pertandingan diumumkan pada Desember 2025. Data perusahaan teknologi perjalanan Amadeus menunjukkan, 18% dari reservasi tersebut berasal dari pelancong Inggris.
Di tengah antusiasme itu, FIFA menyatakan minat penonton mencapai rekor lebih dari 500 juta permintaan tiket masuk selama fase penjualan Random Selection Draw yang berlangsung 11 Desember 2025–13 Januari 2026, dengan rata-rata 15 juta permintaan per hari.
Dilansir dari Reuters, lonjakan pemesanan penerbangan paling tajam terjadi menjelang laga awal di New York City (Brasil vs Maroko), dengan lebih dari 2.500 pemesanan penerbangan tercatat pada hari puncaknya.
Tren serupa terlihat pada akomodasi. Tingkat keterisian hotel rata-rata di Mexico City pada malam jelang tiga pertandingan yang dijadwalkan di sana mencapai 21%, naik dari 4% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di tengah gelombang minat itu, FIFA mengumumkan FIFA Priority Appointment Scheduling System (FIFA PASS) yang memungkinkan pemegang tiket Piala Dunia 2026 untuk mengakses jadwal wawancara visa yang diprioritaskan untuk masuk ke Amerika Serikat melalui skema sukarela (opt-in).
Namun FIFA PASS tidak otomatis membuat visa disetujui. Mengharuskan pemohon tetap harus memenuhi prosedur dan persyaratan visa yang berlaku, dan keputusan tetap berada pada otoritas konsuler.
Perlu diketahui, FIFA mengumumkan FIFA PASS skema akses jadwal wawancara visa prioritas untuk pemegang tiket Piala Dunia 2026 yang akan masuk ke Amerika Serikat. FIFA menyebut sistem ini bersifat opsional dan ditujukan membantu penonton dari negara-negara dengan waktu tunggu visa yang panjang.
FIFA juga menegaskan hasil permohonan tiket akan diinformasikan melalui email paling cepat 5 Februari 2026.
GenZTakeAway
Piala Dunia 2026 udah sold out vibes dari sekarang flight dan hotel naik, tiket tembus 500 juta request kalau mau nonton, urus visa dan booking dari jauh hari biar nggak kehabisan.

