FIX! Thomas Djiwandono Resmi Duduki Jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia

Editor: Shintya
Senin, 26 Januari 2026 | 20:47 WIB
FIX! Thomas Djiwandono Resmi Duduki Jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia
FIX! Thomas Djiwandono Resmi Duduki Jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia (astakom/str-Antasena)

astakom.com, Jakarta - Thomas Djiwandono resmi terpilih jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Setelah melakukan seleksi fit and proper test di Gedung DPR RI, Thomas berhasil unggul dari dua kandidat lainnya.

Dua kandidat lain yakni Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro selaku Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia.

Ketua Komisi XI DPR RI, Miskbakhun mengumumkan hal ini setelah melakukan penilaian kepada ketiga calon Deputi Gubernur Bank Indonesia.

"Komisi XI DPR adakan rapat internal diawali rapat pimpinan komisi sebelas bersama delapan poksi yang hadir. Telah melakukan kesepakatan dalam rapat internal yang menjadi Deputi Gubernur BI, pengganti Juda Agung, Bapak Thomas Djiwandono," kata Misbakhun Senin (26/1/2026).

Dalam uji kelayakan dan kepatutan, Thomas mengklarifikasi bahwa dirinya sudah bukan jadi bendahara umum Partai Gerindra. Dia juga menegaskan bukan anggota partai lagi.

Bukan anggota partai

"Tidak pak, dan itu sejak bulan Maret 2025 sebenarnya, di mana saya sudah tidak lagi. Saya Waktu itu memutuskan, meminta izin juga karena waktu itu masih di Kemenkeu (Kementerian Keuangan) saya berizin untuk tidak lagi menjadi bendahara umum karena juga sudah 17 tahun jadi perlu ada regenerasi" jelas Thomas.

Selain itu, Thomas juga bukan lagi anggota Partai Gerindra, untuk menjaga independensi Bank Indonesia juga demi profesionalismenya.

"Nah menambah itu pak, saya juga bukan anggota Gerindra per 31 Desember tahun ini dan ini adalah komitmen saya terhadap independensi bank Indonesia tapi yang kedua adalah rasa profesionalisme saya," kata Thomas sambil menunjukkan bukti dokumen yang resmi.

Visi dan misi Thomas dalam fit and proper tes

Di hadapan Komisi XI DPR RI, ia membeberkan visi misinya dan mengatakan pentingnya sinergi antara fiskal dan moneter mencapai pertumbuhan ekonomi.

“Berbekal pengalaman di fiskal, dan bagaimana melihat nanti apabila dicetuskan untuk masuk, bagaimana sinergi bisa berlanjut,” kata Tommy, dalam fit and proper test, dikutip pada Senin (26/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Tommy menyampaikan 5 strategi tematik dalam programnya sebagai calon Deputi Gubernur BI. Diantaranya yaitu governance yang kuat dan kredibel, efektifitas kebijakan, resiliensi sistem keuangan, akselerasi sinergi fiskal-moneter-sektor keuangan, serta keberlanjutan transformasi keuangan.

Prestasi Thomas  Djiwandono dalam mengatur strategi ekonomi
Dilansir dari astakom.com, berkaitan dengan kepiawaiannya mengatur dan menerapkan strategi ekonomi, para pakar cukup banyak yang ‘menamini’ ketajaman analisisnya di bidang International Economics.

Ilmu dan sense itu didapat dari masa studi di Johns Hopkins University kemudian diterapkan dalam merumuskan postur APBN disiplin namun tetap mendukung program-program pembangunan strategis nasional yang ambisius.

Selain itu, prestasi Tommy terlihat dari perannya sebagai jembatan komunikasi antara tim ekonomi pemerintah dengan lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia.

Kehadirannya di kabinet dianggap memberikan rasa aman (market confidence) bagi pelaku usaha, karena ia dianggap sebagai representasi kebijakan ekonomi yang terukur namun tetap menjaga visi pragmatis jangka panjang.

Gen Z Takeaway
Thomas Djiwandono resmi jadi Deputi Gubernur BI setelah unggul di fit and proper test DPR, ngalahin Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro. Tommy nge-highlight sinergi fiskal–moneter buat nge-push growth yang agile, stabil, dan tetap independent. Dia juga clear: sudah non-partai sejak akhir 2025 sebagai komitmen profesionalisme dan kredibilitas BI.

Anggota Komisi XI DPR RI Berita ekonomi deputi gubernur bank indonesia kandidat deputi BI 2026 Misbakhun Thomas Djiwandono

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB