Update Pencalonan Bos BI: Kandidat Solikin Paparkan Visi Ekonomi Inklusif

Editor: Shintya
Jumat, 23 Januari 2026 | 21:21 WIB
Update Pencalonan Bos BI: Kandidat Solikin Paparkan Visi Ekonomi Inklusif
Update Pencalonan Bos BI: Kandidat Solikin Paparkan Visi Ekonomi Inklusif

astakom.com, Jakarta - Komisi XI DPR RI (membidangi urusan keuangan dan perekonomian) telah melakukan uji kelayakan atau fit and proper test kepada kandidat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), nomor tiga yaitu Solikin M Juhro.

Agenda hari ini Jumat (23/1/2026), Solikin menyampaikan visi dan pandangannya di depan para anggota dewan.

Tema yang diangkat Solikin M Juhro dalam pencalonannya yaitu,  "Memperkuat Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi, Berdaya Tahan, Inklusif untuk Indonesia Maju."

Menurutnya, tema itu related dengan arah kebijakan pemerintah. Ia juga berkomitmen untuk bisa memberikan kontribusinya untuk mewujudkan Indonesia maju dan masyarakatnya bisa keluar dari pendapatan menengah.

Alasan Solikin angkat tema itu

"Tema ini kami pandang sangat strategis dan relevan Karena sejalan dengan arah kebijakan pemerintah," kata Solikin dalam Fit and proper test Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, di DPR, Jakarta, dikutip Jumat (23/1/2026).

"Serta aspirasi seluruh masyarakat Indonesia guna mewujudkan Indonesia maju dan mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle income trap," katanya.

Tiga calon bos BI diusulkan oleh Perry Warjiyo

Sebelum masuk ke tahap fit and proper test, tiga kandidat Gubernur BI Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro dicalonkan atau diusulkan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo.

"Saya sebagai Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 14 Januari 2026 menyampaikan kepada bapak presiden rekomendasi usulan 3 calon, yaitu Bapak Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Bapak Solikin M. Juhro," kata Perry dalam Konferensi Pers RDG BI, dikutip pada Jumat (23/1/2026).

Jadwal tes Thomas Djiwandono dan Dicky Kartikoyono
Dilansir dari redaksi astakom.com, jadwal tes kandidat selanjutnya yaitu pada Senin siang, dimulai dari calon bernomor urut dua, yakni Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

Setelahnya, uji kelayakan dan kepatutan akan dilanjutkan dengan calon nomor satu adalah Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono.

"Yang pertama yang nomor dua, karena kita ambil dari bawah, kedua, dan yang terakhir nomor satu," ungkap Misbakhun dikutip pada Jumat (23/1/2026).

Setelah fit and proper test, DPR akan putuskan The Next Bos BI
Dalam proses tersebut, masing-masing kandidat pejabat BI bakal diberikan waktu 1 jam 25 menit untuk membacakan visi misi. Selanjutnya sesi tanya dari tim penguji selama 15 menit, dan para kandidat diberikan waktu 20 menit untuk menjawab pertanyaan.

Misbakhun bilang kalau, Deputi Gubernur Bank Indonesia yang terpilih rencananya akan ditetapkan langsung pada Senin itu juga.

"Hari Senin itu juga, rencana kita juga akan mengadakan rapat internal di Komisi XI. Dari sana kita akan memutuskan dan kemudian kita laporkan untuk masuk kepada paripurna tanggal 27 (Januari 2026) hari Selasa, dilaporkan di paripurna," kata Misbakhun.

Gen Z Takeaway
Komisi XI DPR RI lagi ngetes Solikin M. Juhro sebagai calon Deputi Gubernur BI, dengan visi nge-push ekonomi yang lebih strong, resilient, dan inclusive biar Indonesia bisa lepas dari middle income trap. Solikin bilang temanya align sama arah kebijakan pemerintah dan fokus ke sinergi buat naikin level ekonomi nasional. Hasil tes bakal dibawa ke rapat paripurna 27 Januari 2026 buat nentuin siapa yang officially jadi petinggi baru di BI.

Anggota Komisi XI DPR RI Bank Indonesia (BI) deputi gubernur bank indonesia Dicky Kartikoyono Fit and proper test Perry Warjiyo Solikin M. Juhro Thomas Djiwandono

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB