Peta Baru Maryland Bikin Ketar Ketir! Wes Moore Siap Gusur Dominasi Andy Harris Lewat Strategi Penataan Ulang

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:45 WIB
Peta Baru Maryland Bikin Ketar Ketir! Wes Moore Siap Gusur Dominasi Andy Harris Lewat Strategi Penataan Ulang
Peta Baru Maryland Bikin Ketar Ketir! Wes Moore Siap Gusur Dominasi Andy Harris Lewat Strategi Penataan Ulang (astakom.com, kolase joeyhan)

astakom.com, Jakarta – Sebuah strategi politik yang bener-bener bold baru saja pecah di Maryland saat tim penasihat Gubernur Wes Moore menyetujui draf pembagian wilayah pemilihan yang berpotensi bikin karier politik Andy Harris tamat. Strategi ini sengaja dirancang buat mengacak-acak basis massa Partai Republik, terutama di distrik satu-satunya perwakilan GOP tersebut, agar dominasi Demokrat makin nggak terbendung di wilayah tersebut pada Selasa malam (20/1/2026).

Penataan ulang ini dianggap sebagai aksi counter-attack yang slay terhadap taktik serupa yang sebelumnya dijalankan kubu lawan di negara bagian lain demi mengamankan kursi di DPR AS.

​Melansir The Washington Post pada Kamis (22/1/2026), langkah berani Gubernur Maryland Wes Moore ini memicu tensi tinggi di internal partai sendiri karena dianggap terlalu berisiko.

Delegasi CT Wilson selaku anggota komisi menegaskan bahwa penataan ulang daerah pemilihan ini adalah respon wajib atas kebijakan agresif di era Donald Trump yang dianggap sering melanggar batas.

Skema baru ini bakal memecah konsentrasi pendukung di jalur Interstate 95 agar bisa merayap masuk ke wilayah-wilayah yang selama ini jadi benteng pertahanan lawan, sekaligus memberikan peluang bagi Demokrat buat menyapu bersih delapan kursi kongres Maryland tanpa sisa.

Oposisi Siap War di Jalur Hukum

​Target utama dari "operasi" penataan ulang daerah pemilihan ini, Perwakilan Andy Harris, nggak mau tinggal diam dan langsung memberikan respon yang cukup pedas. Melalui pernyataan resminya, ia menantang Wes Moore buat berduel di pengadilan karena merasa hak-hak pemilih di wilayah Pesisir Timur sedang coba dimanipulasi demi kepentingan politik sepihak.

“Sampai jumpa di pengadilan, Wes!” kata Harris dalam sebuah pernyataan setelah peta tersebut dirilis.

Anggota dewan lain, Kathy Szeliga, bahkan nge-spill kalau proses pembuatan draf ini sangat nggak transparan dan seolah dilakukan "dalam kegelapan" tanpa melibatkan partisipasi publik yang jujur.

“Ini memalukan,” kata Szeliga. “Dan jika mereka meloloskannya, ya, akan ada gugatan hukum.” Ucapnya.

​Internal Partai Mulai Ghosting dan Kasih Red Flag

​Gak semua orang di lingkaran Demokrat setuju sama move ini, salah satunya Ketua Senat Bill Ferguson yang justru memberikan sinyal red flag. Meskipun ia masuk dalam komisi tersebut, Ferguson secara tegas menolak mendukung hasil akhir karena menganggap draf ini punya potensi bumerang yang justru merugikan partai di Pemilu Paruh Waktu 2026 nanti.

Sebagai ahli hukum, ia menyebut produk politik ini sebagai sesuatu yang "cacat secara konstitusi" dan bisa bikin publik kehilangan kepercayaan sama integritas pemilihan di negara bagian tersebut.

“secara objektif tidak konstitusional” ucapnya.

​Strategi 'Main Kasih Pisau di Tengah Perang Senjata
​Eks Jaksa Agung Brian Frosh yang ikut memberikan suara pro menyatakan bahwa pihaknya nggak mau cuma diam saat kubu sebelah mencoba memiringkan lapangan permainan demi keuntungan mereka sendiri.

Menurutnya, redistribusi populasi di koridor padat penduduk adalah langkah strategis agar perolehan kursi tambahan bagi Demokrat bisa mengimbangi kekuatan lawan di tingkat nasional. Skema ini bakal membagi konsentrasi pemilih di Baltimore menjadi dua bagian besar, sehingga kompetisi di setiap distrik bakal jadi lebih challenging dan sulit diprediksi oleh pihak Republik.

​Perlombaan Global Antar Negara Bagian Makin Intens
​Langkah Maryland ini ternyata cuma bagian kecil dari fenomena nasional di mana banyak negara bagian berlomba-lomba menggambar ulang batas wilayah mereka sebelum deadline pemilu tiba.

Texas sebelumnya sudah melakukan manuver serupa untuk menambah kursi bagi Partai Republik, yang kemudian memicu reaksi berantai di negara bagian yang dikuasai Demokrat seperti Virginia dan Maryland.

Semua pihak kini sedang menunggu apakah draf konseptual ini bakal bener-bener disahkan menjadi undang-undang oleh Majelis Umum Maryland dalam sidang yang bakal digelar minggu depan.

Gen Z Takeaway
Gubernur Wes Moore bener-bener lagi main character energy lewat rencana penataan ulang peta Maryland yang tujuannya jelas: bikin Andy Harris tersingkir dari Kongres. Strategi ini emang penuh drama, mulai dari protes internal partai sendiri sampai ancaman perang di pengadilan, tapi ini adalah cara Demokrat buat balas dendam atas taktik gerrymandering kubu lawan. Kalau rencana ini gol, Maryland bakal jadi wilayah 8-0 yang dikuasai penuh Demokrat, dan peta kekuatan politik AS di 2026 bakal berubah total.

andy harris redistricting gerrymandering maryland 2026 politik as gen z wes moore maryland news

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB