Indonesia Resmi Join Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Siap Gaspol Stabilitas Global !!

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:16 WIB
Indonesia Resmi Join Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Siap Gaspol Stabilitas Global !!
Indonesia Resmi Join Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Siap Gaspol Stabilitas Global !! (stakom / kemlu)

astakom.com, Jakarta - Indonesia bikin gebrakan di kancah global dengan resmi masuk dalam barisan negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden AS, Donald Trump.

Langkah ini diambil bersama tujuh negara mayoritas muslim lainnya guna memutus rantai konflik panjang di Gaza serta mewujudkan vibes damai di kawasan Timur Tengah secara total pada Kamis,(22/1/2026).

​Selain Indonesia, negara-negara powerhouse seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, dan Uni Emirat Arab juga ikut ambil bagian.

Bergabungnya negara-negara ini menjadi bukti nyata adanya gerakan kolektif untuk mendukung skema baru yang ditawarkan Washington dalam menangani krisis di Palestina agar segera mencapai titik temu yang adil.

​Kemlu RI Spill Dukungan Resmi via Media Sosial

​Melalui pernyataan resmi di akun X (Twitter), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membenarkan bahwa pemerintah menyambut baik undangan bergabung ke badan internasional tersebut.

Pihak Kemlu menegaskan bahwa para pemimpin dari delapan negara, termasuk Indonesia, sudah sepakat untuk berkolaborasi dengan Donald Trump dalam misi kemanusiaan dan politik di bawah bendera Dewan Perdamaian pada Kamis, 22/1/2026).

"Menteri Luar Negeri Republik Turki, Republik Arab Mesir, Kerajaan Hashemite Yordania, Republik Indonesia, Republik Islam Pakistan, Negara Qatar, Kerajaan Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menyambut baik undangan yang disampaikan kepada para pemimpin mereka oleh Presiden Amerika Serikat, Donald  Trump, untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian," tulis Kemlu RI, Kamis (22/1/2026).

​Keikutsertaan ini bukan sekadar ikut-ikutan, melainkan bentuk konsistensi diplomasi Indonesia yang tetap on track mendukung kemerdekaan dan keadilan bagi rakyat Palestina.

Ambisi besar Indonesia

Melalui partisipasi ini, Indonesia punya ambisi besar untuk mengawal pembentukan pemerintahan transisi yang transparan sebagai bagian dari masterplan mengakhiri peperangan di Gaza secara permanen dan komprehensif.

"Para Menteri menegaskan kembali dukungan negara mereka terhadap upaya perdamaian yang dipimpin oleh Presiden Trump, dan menegaskan kembali komitmen negara mereka untuk mendukung pelaksanaan misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana diuraikan dalam Rencana Komprehensif untuk mengakhiri konflik Gaza," Ucap Kemlu RI

​Misi Transisi dan Rekonstruksi Gaza yang Lebih Solid
​Partisipasi aktif para Menteri Luar Negeri ini difokuskan pada pengawasan misi Dewan Perdamaian yang bakal bertindak sebagai otoritas transisi di wilayah konflik tersebut.

Langkah strategis ini diharapkan bisa memperkuat gencatan senjata yang sudah ada serta membuka pintu lebar-lebar bagi proses pembangunan kembali (rekonstruksi) infrastruktur Gaza yang sempat hancur total akibat perang.

​Pembentukan badan ini diklaim sudah matching dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 yang mengedepankan perdamaian berkelanjutan. tujuannya jelas, memastikan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara yang berdaulat sesuai hukum internasional tetap terjaga, sekaligus menciptakan keamanan jangka panjang bagi negara-negara di sekitarnya.

​Dinamika Global dan Kritik dari Negara Sekutu
​Pernyataan bersama yang dirilis pada Kamis (22/1/2026) menyebutkan bahwa Dewan Perdamaian ini dipimpin langsung oleh Donald Trump dan melibatkan donasi besar dari negara anggota untuk kontribusi pembangunan.

Meski Indonesia dan Arab Saudi sudah memberikan lampu hijau, langkah ini sempat memicu pro-kontra di level internasional karena dinilai berpotensi menyaingi peran PBB dalam menangani konflik global.

​Di sisi lain, respons berbeda datang dari negara-negara Eropa dan Timur Tengah lainnya. Prancis secara tegas memilih untuk pass alias tidak bergabung.

Sementara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan siap join meski ia sempat melayangkan protes keras terkait keterlibatan diplomat dari Turki dan Qatar dalam jajaran eksekutif dewan tersebut.

Gen Z Takeaway
Gebrakan Indonesia join Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump ini bener-bener jadi plot twist diplomatik yang paling disorot awal tahun ini. Gak cuma sekadar hadir, Jakarta bareng negara-negara powerhouse muslim lainnya punya misi stunning buat mastiin Gaza dapet treatment transisi yang adil dan rekonstruksi yang solid. Meskipun ada drama penolakan dari Prancis dan tensi sama Israel, langkah ini jadi bukti kalau Indonesia tetep on fire dan gak pernah absen buat jagain hak kemerdekaan Palestina di panggung dunia.

berita internasional gen z diplomasi indonesia palestina donald trump gaza peace council indonesia join dewan perdamaian gaza stabilitas timur tengah 2026

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB