Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Mal di Pakistan Dilalap Api, 14 Nyawa Melayang dan Puluhan Lainnya Hilang Tanpa Kabar!

astakom.com, Jakarta – Vibes tragedi di Karachi, Pakistan mendadak berubah jadi nightmare setelah pusat perbelanjaan ikonik Gul Plaza dilalap api hingga mengakibatkan setidaknya 14 orang meninggal dunia.

Pencarian intensif masih terus digencarkan oleh tim penyelamat di balik puing-puing bangunan yang sudah gosong, sementara itu, puluhan warga lainnya sampai saat ini statusnya masih dilaporkan hilang secara misterius.

Berdasarkan keterangan polisi keamanan setempat yang dilansir Reuters pada Senin (19/01/2026), pemicu utama insiden mematikan yang terjadi kuat dugaan berawal dari adanya arus pendek listrik alias korsleting.

Tragedi ini meledak di sebuah kompleks raksasa yang menampung sekitar 1.200 tenant toko, di mana luas areanya sendiri disebut-sebut lebih gede dari lapangan sepak bola di pusat sejarah Karachi.

Keterangan Jumlah Korban

Javed Alam Odho, selaku bos kepolisian wilayah Sindh, membeberkan kalau selain korban jiwa, ada sekitar 60 orang yang belum ditemukan keberadaannya hingga saat ini.

Meskipun 18 korban luka sudah diizinkan balik dari rumah sakit, Odho mewanti-wanti kalau jumlah kematian kemungkinan besar masih bisa bertambah mengingat proses evakuasi di lapangan berjalan sangat tough dan tidak bisa diprediksi kapan akan selesai.

“Upaya penyelamatan sedang berlangsung dan kami berharap dapat diselesaikan secepat mungkin, tetapi saya tidak dapat memberikan jangka waktu,” ucapnya.

“Seiring berlanjutnya operasi penyelamatan, jumlah korban jiwa mungkin akan meningkat,” imbuh Odho.

Kronologi Api Cepat Menyebar dan Kurangnya Ventilasi

Layanan darurat pertama kali menerima laporan urgent pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 22.38 waktu setempat, di mana api awalnya muncul dari toko-toko di lantai dasar.

Namun, saat tim pemadam sampai di lokasi, api sudah terlanjur naik ke lantai atas dan melalap hampir seluruh struktur bangunan dengan sangat cepat.

Petugas di lapangan menyebutkan kalau minimnya lubang udara atau ventilasi di Gul Plaza bikin asap tebal terjebak di dalam, sehingga tim penyelamat kesulitan buat menjangkau orang-orang yang terkurung di dalam mal tersebut.

Material Mudah Terbakar Bikin Api Sulit Padam

Javed Alam Odho juga menjelaskan kenapa api bisa bertahan sangat lama dan sulit dijinakkan meskipun petugas sudah berjuang maksimal.

Ternyata, barang-barang yang dijual di pasar tersebut, punya sifat yang gampang banget terbakar dan menyimpan bara api.

“Tata letak dan konstruksi pasar ini memang seperti itu, dan kedua, sifat barang-barang di dalamnya seperti karpet, selimut, dan bedan-benda lainnya yang terbuat dari resin sehingga api masih membara karena hal-hal tersebut,” ucap Odho.

Kondisi konstruksi bangunan yang padat ditambah material dagangan yang sensitif terhadap panas bikin upaya pendinginan oleh tim damkar pada Senin (19/1/2026) jadi makin menantang.

Warga Ngamuk dan Protes Respons Lambat Petugas

Situasi di lokasi kejadian sempat memanas karena warga dan para pemilik toko merasa clueless dan kecewa dengan penanganan bencana ini. Saat Wali Kota Karachi, Murtaza Wahab, mencoba melakukan visit ke lokasi pada Minggu malam, dia langsung disambut teriakan emosional dan slogan antipemerintah dari kerumunan massa.

Mereka memprotes keras durasi respons dari dinas pemadam kebakaran yang dianggap telat, sehingga kerugian material dan korban jiwa jadi makin masif.

Gen Z Takeaway:
Duh, bener-bener sad news dari Karachi karena mal legendaris Gul Plaza kebakaran hebat gara-gara korsleting, sampai bikin 14 orang meninggal dan 60 lainnya masih hilang. Vibes di lokasi makin chaos karena warga ngamuk ke pemerintah akibat respons damkar yang dinilai lambat, apalagi material di dalem mal kayak karpet bikin api makin susah mati.

Feed Update

3 Syarat dari Iran Buat AS-Israel Kalau Mau Damai!! : Cek Rinciannya

astakom.com, Jakarta - Presiden Republik Islam Iran Masoud Pezeshkian telah mengemukakan tiga syarat untuk menghentikan perang yang kini berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Pemimpin Tertinggi Iran Siap Lock Selat Hormuz, Dunia Ketar-ketir?

astakom.com, Jakarta - Iran akan tetap blok Selat Hormuz, rute pelayaran minyak terpadat di dunia, berdasarkan pernyataan yang dihubungkan dengan Pemimpin Tertinggi Iran yang...

Macron Speak Up! Prajurit Prancis Tewas di Irak Akibat Serangan Iran

astakom.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari negara Prancis, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan kalau ada satu anggota militer Prancis yang udah meninggal gara...

Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak Pas Lagi Operasi Lawan Iran!

astakom.com, Jakarta - Pusat Komando Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa pesawat pengisian bahan bakar milik militer AS mengalami kecelakaan jatuh di Irak pada Kamis...

Kuwait International Airport Diserang Drone: Kerusakan Parah!

astakom.com, Jakarta - Bandara Internasional Kuwait menjadi target serangan sejumlah drone, yang menyebabkan kerusakan material di bandara. Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait menyatakan bahwa tidak...

Kronologi Kapal Tanker Thailand Terbakar di Selat Hormuz: Apa yang Terjadi?

astakom.com, Jakarta - Departemen Kelautan Thailand menginformasikan bahwa kapal pengangkut barang curah berbendera Thailand, MAYUREE NAREE, mengalami kebakaran dan ledakan di ruang mesin ketika melalui Selat Hormuz pada (11/3/2026). Sebanyak 20 anggota kapal telah...