Waktunya Healing! Long Weekend Isra Mi'raj: 1,2 Juta Mobil Diperkirakan Keluar Masuk Jabodetabek
Astakom.com, Jakarta - Arus lalu lintas di kawasan Jabodetabek hari ini (16/1/2026) sampai Minggu (18/1/2026) akan meningkat. Hal ini diperkirakan oleh PT Jasa Marga (Persero), mengingat mulai hari ini libur nasional memperingati Isra Miraj 2026, sedangkan Sabtu dan Minggu sudah masuk libur weekend.
Momen libur panjang tanggal 15 sampai 18 Januari 2026 ini meningkatkan mobilitas masyarakat.
PT Jasa Marga memperhitungkan kira-kira 1.288.991 kendaraan akan keluar masuk wilayah Jabodetabek lewat tol. Lonjakannya sekitar 5.56% dibandingkan dengan volume lalu lintas normal.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A Purwantono mengatakan berbagai ruas jalan tol berpotensi jadi jalur favorit pengguna jalan pada momen seperti ini.Jalan tol yang rame
"Ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit pengguna jalan saat libur panjang, diantaranya Jalan Tol Jagorawi untuk wilayah Puncak dan sekitarnya, serta jalan Tol Jakarta - Cikampek dan Cipularang untuk yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung," kata Rivan, dikutip pada Jumat (16/1/2026).Kendaraan itu akan keluar masuk Jabodetabek dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung), arah barat (Merak) dan arah selatan (Puncak).
Masyarakat healing tinggalkan Jabodetabek
Sebanyak 643.232 kendaraan diperkirakan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek. Angka ini naik sekitar 4.21% jika dibandingkan dengan arus lalu lintas normal yang biasanya sekitar 617.273 kendaraan.Dari angka itu, 285.072 kendaraan diperkirakan akan meninggalkan Jabodetabek menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung) melalui gerbang tol (GT) Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama. Nilai ini naik 9.59% dibandingkan lalu lintas normal.
Untuk total kendaran menuju arah selatan ke puncak melalui GT Ciawi diperkirakan akan sebanyak 170.334 kendaraan, naik sekitar 5.64%. Arah barat ke Merak melalui GT Cikupa diperkirakan akan ada sebanyak 187.826 kendaraan. Total angka ini lebih rendah turun 4.12% dari lalu lintas normal.
Kendaraan yang masuk Jabodetabek
Sedangkan kendaraan yang masuk ke kawasan Jabodetabek diprediksi Jasa Marga akan sebanyak 645.759 kendaraan. Total angka ini meningkat 6.94% dibanding lalu lintas normal sebanyak 603.843 kendaraan.Sebagian besar kendaraan ini akan berasal dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung) melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama sebanyak 288.440 kendaraan, meningkat 12.69% dari lalu lintas normal.
Kendaraan dari arah Selatan dan Barat
Total kendaraan dari arah selatan (Puncak) menuju Jabodetabek akan meningkat 8.22% dari lalu lintas normal biasanya sekitar 169.181 kendaraan.Adapun untuk kendaraan dari arah barat (Merak) yang memasuki Jabodetabek melalui GT Cikupa sebanyak 188.138 kendaraan. Nilai ini lebih rendah 1.79% jika dibandingkan dengan arus lalu lintas normal.









