Vibes Rajab Global! Intip Cara dan Tradisi Unik Rayain Isra Miraj di Berbagai Dunia
astakom.com, Jakarta - Memasuki bulan Rajab, umat Muslim di seluruh dunia lagi punya hype yang luar biasa dalam menyambut malam Laylat al-Regaib dan peringatan Isra Miraj. Momen ini bukan Cuma soal ritual ibadah di masjid, tapi juga jadi ajang self-reflection dan memperkuat solidaritas global lewat tradisi yang unik.
Keberagaman cara merayakan ini adalah bukti kalau Islam itu sangat fleksibel dan bisa menyatu dengan local wisdom. Mulai dari bagi-bagi jajanan manis sampai festival cahaya, setiap negara punya cara tersendiri untuk bikin momen religius ini jadi lebih memorable. Intinya, semua kompak buat menyebarkan positive vibes dan kebahagiaan ke sesama.
Berikut adalah rangkaian tradisi unik di berbagai belahan dunia:1.Kanada
Di Negeri Pecahan Es ini, Muslim lokal punya tradisi yang sangat sweet. Mereka biasanya effort banget bikin permen kapas sendiri di rumah menjelang Isra Miraj.Nantinya, jajanan manis ini bakal dibagikan ke tetangga dan kerabat sebagai simbol kalau berbagi kebahagiaan itu simpel tapi bermakna. Meskipun berstatus minoritas, mereka tetap bisa vibing merayakan momen ini selama dua hari beruntun.
2. Turki
Turki selalu punya cara yang aesthetic lewat sebutan “Miraç Kandili”. Seluruh menara masjid bakal dibuat glowing dengan lampu-lampu cantik yang disebut kandil (lilin).Gak Cuma itu, warga Turki juga rajin membagikan “Kandil Simidi” / “Tatlı Ekmek” yaitu roti gula khas mereka ke orang-orang sekitar.
Buat mereka, malam ini adalah waktu buat stay up ibadah dan zikir bareng di masjid sampai subuh.
3. Palestina
Umat Muslim di Palestina merayakan Isra Miraj dengan gaya yang sangat slay dan membanggakan budaya lokal. Mengutip situs Middle East Monitor (MEMO), mereka bakal tampil maksimal pakai baju tradisional sambil memainkan instrumen musik yang syahdu di jalanan.Di area Masjid Al-Aqsa, mereka biasanya berkumpul untuk makan besar dan merayakan kebersamaan di tengah tantangan yang ada, membuktikan kalau semangat mereka gak pernah pudar.
4. Oman dan Dubai
Di Oman, rumah-rumah bakal didekorasi penuh lampu warna-warni yang bikin suasana kota jadi sangat festive. Warganya juga kompak tadarus bareng di masjid.Sementara itu di Dubai, setelah salat Magrib, mereka biasanya dengerin talkshow atau ceramah dari tokoh terkemuka yang isinya daging semua (berbobot), buat nambah insight agama dengan cara yang modern.
5. Amerika Serikat
Walaupun jumlah umat Muslim di Negeri Paman Sam tidak mendominasi, antusiasme mereka dalam memperingati momen ini tetap terasa sangat deep dan khidmat.Biasanya, komunitas Muslim di sana bakal hangout produktif di masjid atau Islamic Center terdekat untuk tadarus Al-Qur’an dan doa bersama.
Gak Cuma itu, mereka juga sering mengadakan sesi sharing dan diskusi interaktif guna membedah lebih dalam esensi serta hikmah di balik perjalanan spiritual tersebut agar lebih relevan dengan kehidupan masa kini.
6. Malaysia dan Mesir
Di Malaysia, perayaan ini jadi ajang bonding keluarga yang kuat. Banyak orang tua yang melakukan sesi storytelling tentang perjalanan hebat Nabi Muhammad ke anak-anak . Mereka biasanya berkumpul di Masjid Nasional Malaysia dan Masjid Putra untuk berdoa dan merenungkan ajaran Nabi Muhammad.Sedangkan di Mesir, suasana masjid besar bakal penuh dengan pembacaan puisi-puisi religi yang puitis dan ceramah mendalam soal hikmah di balik peristiwa Isra Miraj.












