Arbeloa Start Buruk, Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey
astakom.com, Jakarta — Real Madrid mengalami salah satu malam terburuk mereka musim ini setelah tersingkir dari Copa del Rey usai kalah 3–2 dari klub divisi dua, Albacete Balompie. Laga babak 16 besar antara Madrid vs Albacete Balompie digelar di Estadio Carlos Belmonte, Kamis (15/1) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus menandai awal yang rumit bagi pelatih interim Alvaro Arbeloa sejak dipercaya menangani Los Blancos.
Laga berjalan ketat sejak awal. Albacete membuka skor terlebih dahulu melalui Javi Villar di menit ke-42, sebelum Real Madrid sempat menyamakan melalui Franco Mastantuono pada injury time babak pertama.
Namun momentum berpindah pada paruh kedua ketika pemain pengganti Jefte Betancor membawa Albacete kembali unggul pada menit ke-82. Gonzalo García sempat membawa Real kembali imbang pada menit awal waktu tambahan, namun Betancor sekali lagi menjadi pahlawan tuan rumah dengan gol penentu di menit ke-93.
Kekalahan ini berdampak besar bagi raksasa La Liga yang memutuskan untuk menurunkan sejumlah pemain pelapis, sementara beberapa bintang seperti Kylian Mbappé absen dari susunan awal. Real Madrid yang sempat mendominasi penguasaan bola kesulitan menciptakan peluang berarti dan justru menjadi korban dari efektivitas Albacete.
Bagi Albacete, kemenangan ini menjadi momen sejarah setelah mereka lolos ke perempatfinal Copa del Rey, sementara Real Madrid harus mengevaluasi performa sekaligus strategi mereka di tengah tekanan besar menyusul hasil mengecewakan ini.













