astakom.com, Jakarta — Atletico Madrid akhirnya memastikan satu tempat di perempat final Copa del Rey musim 2025/2026 usai menaklukkan Deportivo La Coruna dengan skor tipis 1–0 pada laga babak 16 besar yang digelar di Estadio Riazor, Rabu (14/1) dini hari WIB. Kemenangan ini dipastikan oleh gol spektakuler dari Antoine Griezmann melalui eksekusi tendangan bebas di babak kedua.
Laga berlangsung penuh tekanan sejak peluit awal dibunyikan. Atletico tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang sejak menit-menit awal, namun kerap digagalkan oleh kiper Deportivo maupun pertahanan tuan rumah. Bahkan beberapa peluang dari pemain Los Rojiblancos berhasil membentur mistar gawang, menambah ketegangan di tribun penonton.
Gol Griezmann
Keputusan pertandingan baru berubah pada menit ke-61. Griezmann yang dipercaya mengambil tendangan bebas mampu melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Deportivo, membuat bola bersarang di sudut gawang dan membawa Atletico unggul. Gol tersebut menjadi pembeda dan penentu langkah Madrid ke fase delapan besar Copa del Rey.
Pelatih Diego Simeone memberikan pujian khusus kepada Griezmann atas gol penentu kemenangan sekaligus menyoroti semangat timnya meski sempat kesulitan menembus rapatnya lini belakang Deportivo. Simeone menilai kerja keras dan kedisiplinan taktikal menjadi kunci Atletico meraih hasil positif di laga ini.
Sementara itu, Deportivo La Coruna yang bermain di hadapan publik sendiri menunjukkan perlawanan sengit dan beberapa kali mengancam gawang lawan, meskipun pada akhirnya gagal mencetak gol. Mereka tetap harus mengakhiri kiprah di kompetisi piala musim ini.
Dengan hasil ini, Atletico Madrid kini menunggu hasil undian untuk mengetahui lawan mereka di babak perempat final, sebagai bagian dari ambisi juara di kompetisi domestik Spanyol musim ini.
Gen Z Takeaway
Atletico Madrid emang beda level lagi mentok, langsung keluar jurus andalan. Griezmann jadi bukti kalau momen krusial itu soal mental dan kualitas: sekali free kick, game over. Deportivo udah ngelawan habis-habisan, tapi pengalaman tim besar tetap jadi pembeda. Intinya, di laga ketat kayak gini, satu momen bisa nentuin segalanya, dan Atleti tahu banget cara manfaatinnya.

