Dampak Bencana Sumatera: Kementan Catat 44 Ribu Hektare Padi dan Jagung Gagal Panen

Editor: Shintya
Rabu, 14 Januari 2026 | 18:15 WIB
Dampak Bencana Sumatera: Kementan Catat 44 Ribu Hektare Padi dan Jagung Gagal Panen
Dampak Bencana Sumatera: Kementan Catat 44 Ribu Hektare Padi dan Jagung Gagal Panen (astakom/str-Andri Mardiansyah)

Astakom.com, Jakarta - Update dampak banjir yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera.  Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat ada 107.324 hektare lahan sawah terdampak bencana banjir di 44 kabupaten di Sumatera.

Berdasarkan data per 13 Januari, dari jumlah sawah yang terdampak banjir itu 56.077 hektare kondisinya rusak ringan, 22.152 hektare rusak sedang dan 29.095 hektare rusak berat.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merincikan lagi data di atas. Di Aceh sawah yang terdampak banjir dan longsor seluas 54.234 hektare di 21 kabupaten.

Di Sumatera Utara lahan sawah yang terdampak seluas 47.336 hektare, yang melanda di 15 kabupaten. Di wilayah Sumatera Barat 5.754 hektare lahan sawah terdampak di 14 kabupaten.

Lebih dari 40 ribu padi dan jagung puso

Dari jumlah tersebut, diketahui luas lahan yang ditanami padi dan jangung mengalami gagal panen atau puso sebanyak 44.686 hektare.

Selain padi dan jagung, dampak banjir juga dirasakan sampai ke sektor perkebunan dan hortikultural. Kopi, kakao dan kelapa dalam terdampak lebih dari 23 ribu hektare.

"Pada lahan perkebunan, luas area terdampak pada lahan tanaman kopi, kakao, kelapa dalam dan lainnya di luar lahan sawit mencapai 29,3 ribu (29.310) hektare," kata Amran dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR, dikutip Rabu (14/1/2026).

Lahan hortikultural yang terdampak sampai seribu hektare

Kementan juga bilang kalau lahan hortikultural yang terdampak mencapai ribuan hektare. Lahan sayuran, buah, dan tanaman obat mencapai 1.803 hektare.

Amran menambahkan kalau sampai saat ini pihaknya terus mencatat temuan baru dan data-data terupdate, sehingga angka di atas mungkin saja berubah-ubah atau sifatnya dinamis.

Upaya Kementan pulihkan sektor pertanian
Kementan terus melakukan koordinasi yang intensif antar unit eselon I di lingkungan Kementan dan dinas pertanian provinsi di wilayah terdampak.

"Kementerian Pertanian berupaya untuk membantu memulihkan sektor pertanian di ketiga provinsi terdampak pascabencana yang terjadi, baik dengan mengoptimalkan anggaran yang tersedia di tahun 2026 maupun mengusulkan anggaran tambahan," kata Amran.

Gen Z Takeaway
Banjir di Sumatera bukan cuma soal air, tapi langsung nge-hit sektor pangan: lebih dari 107 ribu hektare sawah terdampak, 44 ribu hektare padi dan jagung gagal panen. Aceh, Sumut, sampai Sumbar kena imbas serius, plus kebun kopi, kakao, dan hortikultura ikut babak belur. Kementan sekarang fokus damage control dan recovery mode, karena ini bukan sekadar bencana alam, tapi warning soal ketahanan pangan ke depan.

kementan Kementerian Pertanian Mentan Andi Amran Sulaiman perkebunan pertanian Rehabilitasi Sumatera

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB